KETIK, PAREPARE – Persebaya menelan kekalahan pertama kalinya, usai menjalani enam pertandingan Super League. Bajul Ijo kalah 0-1 dari PSM di pertandingan yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026. Gol semata wayang PSM, dicetak oleh Yuran Fernandes lewat gol bunuh diri.
Usai pertandingan, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares memberikan alasan yang menyebabkan Persebaya kalah saat melawan PSM di laga tersebut. Menurutnya tim tuan rumah memiliki waktu lebih banyak untuk melakukan persiapan.
"PSM bermain tanggal 16, kami bermain tanggal 18 dan perlu perjalanan jauh untuk ke sini (Parepare)," katanya pada saat konferensi pers usai laga.
Sebagai salah satu upaya mengatasi kelelahan, akibat padatnya jadwal pertandingan, pelatih asal Portugal itu melakukan rotasi pemain. Salah satunya kembali menurunkan Francisco Rivera.
"Kami melakukan beberapa rotasi untuk melindungi beberapa pemain untuk memberikan mereka banyak menit bermain dan untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain," tuturnya.
Kendati menelan kekalahan, Tavares mengapresiasi perjuangan para pemainnya. Menurutnya, selama pertandingan, Persebaya banyak menciptakan peluang untuk bisa mencetak gol. Hanya saja Dewi Fortuna belum berpihak kepada Persebaya, terlebih di babak kedua.
"Saya pikir kami bermain lebih baik daripada lawan, kami memiliki lebih banyak peluang. Bola mengenai tiang gawang, kami memiliki beberapa momen bagus," jelas Tavares.
Dengan hasil ini, sejumlah evaluasi bakal dilakukan Tavares untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Persebaya bakal kembali bertanding di Stadion GBT, melawan Madura United.
Sementara itu, pemain Persebaya, Francisco Rivera merasa kecewa dengan hasil yang didapatkan saat laga melawan PSM.
"Kami kecewa karena kita tidak bisa ambil tiga poin. Di babak pertama seperti coach bilang, kami tidak bisa main bagus, tapi di babak kedua kami punya banyak kesempatan dan tidak bisa cetak gol, dan kami akan kerja keras untuk pertandingan berikutnya," pungkasnya. (*)
