[FOTO] Solidaritas Untuk Rekan Sejawat Pers Yang Mengalami Kekerasan dan Pengeroyokan

16 Oktober 2026 03:30 16 Okt 2026 03:30

Massa aksi solidaritas dari Koalisi Pers Sumsel gabungan insan pers dan organisasi jurnalis menggelar aksi solidaritas pada Kamis (15/10/2026) di kawasan Fly Over Polda Sumsel. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman dan protes atas tindak kekerasan dan pengeroyokan terhadap dua jurnalis saat meliput unjuk rasa terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Mapolda Sumsel pada Selasa 13 oktober 2026 lalu.

Empat poin tuntutan Koalisi Pers Sumsel yang disampaikan pada aksi kali ini untuk mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis, serta mengungkap pelaku dan aktor intelektua di baliknya. Dua memproses hukum para pelaku berdasarkan ketentuan hukum pidana dan Undang-Undang Nomer 40 Tahun 1999 tentang Pers. TIga melakukan evaluasi serius terhadap fungsi intelejen dan sistem pengamanan aksi massa. Empat mendesak pencopotan Direktur Intelkam Polda Sumsel sebagai bentuk pertanggung jawaban jabatan atas dugaan kegagalan mengatisipasi bentrokan. KETIK/Tohir

Massa aksi solidaritas dari Koalisi Pers Sumsel gabungan insan pers dan organisasi jurnalis menggelar aksi solidaritas pada Kamis (15/10/2026) di kawasan Fly Over Polda Sumsel. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman dan protes atas tindak kekerasan dan pengeroyokan terhadap dua jurnalis saat meliput unjuk rasa terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Mapolda Sumsel pada Selasa 13 oktober 2026 lalu.

Empat poin tuntutan Koalisi Pers Sumsel yang disampaikan pada aksi kali ini untuk mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis, serta mengungkap pelaku dan aktor intelektua di baliknya. Dua memproses hukum para pelaku berdasarkan ketentuan hukum pidana dan Undang-Undang Nomer 40 Tahun 1999 tentang Pers. TIga melakukan evaluasi serius terhadap fungsi intelejen dan sistem pengamanan aksi massa. Empat mendesak pencopotan Direktur Intelkam Polda Sumsel sebagai bentuk pertanggung jawaban jabatan atas dugaan kegagalan mengatisipasi bentrokan. KETIK/Tohir

Massa aksi solidaritas dari Koalisi Pers Sumsel gabungan insan pers dan organisasi jurnalis menggelar aksi solidaritas pada Kamis (15/10/2026) di kawasan Fly Over Polda Sumsel. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman dan protes atas tindak kekerasan dan pengeroyokan terhadap dua jurnalis saat meliput unjuk rasa terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Mapolda Sumsel pada Selasa 13 oktober 2026 lalu.

Empat poin tuntutan Koalisi Pers Sumsel yang disampaikan pada aksi kali ini untuk mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis, serta mengungkap pelaku dan aktor intelektua di baliknya. Dua memproses hukum para pelaku berdasarkan ketentuan hukum pidana dan Undang-Undang Nomer 40 Tahun 1999 tentang Pers. TIga melakukan evaluasi serius terhadap fungsi intelejen dan sistem pengamanan aksi massa. Empat mendesak pencopotan Direktur Intelkam Polda Sumsel sebagai bentuk pertanggung jawaban jabatan atas dugaan kegagalan mengatisipasi bentrokan. KETIK/Tohir

Irjen. Pol. Rony Samtana menemui massa aksi solidaritas dari Koalisi Pers Sumsel gabungan insan pers dan organisasi jurnalis menggelar aksi solidaritas pada Kamis (15/10/2026) di kawasan Fly Over Polda Sumsel. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman dan protes atas tindak kekerasan dan pengeroyokan terhadap dua jurnalis saat meliput unjuk rasa terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Mapolda Sumsel pada Selasa 13 oktober 2026 lalu.

Empat poin tuntutan Koalisi Pers Sumsel yang disampaikan pada aksi kali ini untuk mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis, serta mengungkap pelaku dan aktor intelektua di baliknya. Dua memproses hukum para pelaku berdasarkan ketentuan hukum pidana dan Undang-Undang Nomer 40 Tahun 1999 tentang Pers. TIga melakukan evaluasi serius terhadap fungsi intelejen dan sistem pengamanan aksi massa. Empat mendesak pencopotan Direktur Intelkam Polda Sumsel sebagai bentuk pertanggung jawaban jabatan atas dugaan kegagalan mengatisipasi bentrokan. KETIK/Tohir

Massa aksi damai dari Koalisi Pers Sumsel gabungan insan pers dan organisasi jurnalis menggelar aksi solidaritas pada Kamis (15/10/2026) di kawasan Fly Over Polda Sumsel. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman dan protes atas tindak kekerasan dan pengeroyokan terhadap dua jurnalis saat meliput unjuk rasa terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Mapolda Sumsel pada Selasa 13 oktober 2026 lalu.

Empat poin tuntutan Koalisi Pers Sumsel yang disampaikan pada aksi kali ini untuk mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis, serta mengungkap pelaku dan aktor intelektua di baliknya. Dua memproses hukum para pelaku berdasarkan ketentuan hukum pidana dan Undang-Undang Nomer 40 Tahun 1999 tentang Pers. TIga melakukan evaluasi serius terhadap fungsi intelejen dan sistem pengamanan aksi massa. Empat mendesak pencopotan Direktur Intelkam Polda Sumsel sebagai bentuk pertanggung jawaban jabatan atas dugaan kegagalan mengatisipasi bentrokan. KETIK/Tohir

Massa aksi solidaritas dari Koalisi Pers Sumsel gabungan insan pers dan organisasi jurnalis menggelar aksi solidaritas pada Kamis (15/10/2026) di kawasan Fly Over Polda Sumsel.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman dan protes atas tindak kekerasan dan pengeroyokan terhadap dua jurnalis saat meliput unjuk rasa terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Mapolda Sumsel pada Selasa 13 oktober 2026 lalu.

Empat poin tuntutan Koalisi Pers Sumsel yang disampaikan pada aksi kali ini

Massa aksi solidaritas dari Koalisi Pers Sumsel gabungan insan pers dan organisasi jurnalis menggelar aksi solidaritas pada Kamis (15/10/2026) di kawasan Fly Over Polda Sumsel.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman dan protes atas tindak kekerasan dan pengeroyokan terhadap dua jurnalis saat meliput unjuk rasa terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Mapolda Sumsel pada Selasa 13 oktober 2026 lalu.

Empat poin tuntutan Koalisi Pers Sumsel yang disampaikan pada aksi kali ini

Massa aksi solidaritas dari Koalisi Pers Sumsel gabungan insan pers dan organisasi jurnalis menggelar aksi solidaritas pada Kamis (15/10/2026) di kawasan Fly Over Polda Sumsel.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman dan protes atas tindak kekerasan dan pengeroyokan terhadap dua jurnalis saat meliput unjuk rasa terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Mapolda Sumsel pada Selasa 13 oktober 2026 lalu.

Empat poin tuntutan Koalisi Pers Sumsel yang disampaikan pada aksi kali ini

Massa aksi solidaritas dari Koalisi Pers Sumsel gabungan insan pers dan organisasi jurnalis menggelar aksi solidaritas pada Kamis (15/10/2026) di kawasan Fly Over Polda Sumsel.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman dan protes atas tindak kekerasan dan pengeroyokan terhadap dua jurnalis saat meliput unjuk rasa terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Mapolda Sumsel pada Selasa 13 oktober 2026 lalu.

Empat poin tuntutan Koalisi Pers Sumsel yang disampaikan pada aksi kali ini

Irjen. Pol. Rony Samtana menemui massa aksi solidaritas dari Koalisi Pers Sumsel gabungan insan pers dan organisasi jurnalis menggelar aksi solidaritas pada Kamis (15/10/2026) di kawasan Fly Over Polda Sumsel. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman dan protes atas tindak kekerasan dan pengeroyokan terhadap dua jurnalis saat meliput unjuk rasa terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Mapolda Sumsel pada Selasa 13 oktober 2026 lalu.

Empat poin tuntutan Koalisi Pers Sumsel yang

Tombol Google News

Tags:

Solidaritas Untuk Rekan Sejawat Pers Yang di Mengalami Kekerasan dan Pengeroyokan Solidaritas untuk Rekan Sejawat yang Mengalami kekerasan pengeroyokan