KETIK, PAGAR ALAM – style="text-align:justify">Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di SPBU 24.315.49 Simpang Manna, Kelurahan Ulu Lurah, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendapat pengawasan ketat aparat gabungan.
Sebanyak 20 personel gabungan Polri, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP diterjunkan untuk melakukan monitoring, serta pengawasan pendistribusian BBM subsidi di SPBU Simpang Manak kota Pagar Alam Sumsel tersebut.
Pengawasan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Pagar Alam Sumsel Nomor: Sprin/627/XI/PAM.1.3./2026 tentang Pengawasan Pendistribusian BBM Subsidi di SPBU 24.315.49 Simpang Manna Kota Pagar Alam Sumsel.
Kegiatan diawali dengan apel persiapan pengamanan.
Kapolres Pagar Alam Sumsel AKBP Adam Purbantoro SH SIK MSi melalui Kapolsek Pagar Alam Selatan Ipda Andi Wijaya SE mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai langkah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan tertib.
Kegiatan monitoring dan pengawasan ini digelar dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
"Kami juga berupaya meminimalisir pelanggaran dalam pendistribusian BBM subsidi dan mencegah antrean kendaraan yang mengganggu pengguna jalan umum di sekitar SPBU,” ujar Kapolres.
Dalam pelaksanaannya, petugas Polres memberikan imbauan kepada pengendara yang tengah mengantre agar tidak melakukan pengisian BBM subsidi secara berulang. Pengendara juga diminta menggunakan barcode yang sesuai dengan kendaraan.
Petugas SPBU yang ada diarahkan agar tidak melayani pengisian BBM subsidi bagi kendaraan yang tidak memiliki barcode maupun kendaraan yang menggunakan barcode berulang pada hari yang sama.
Selain pengawasan di area pengisian, personel gabungan juga melakukan patroli dialogis di sekitar SPBU Simpang Manak.
Pemeriksaan STNK dan barcode dilakukan secara acak terhadap kendaraan yang hendak mengisi BBM subsidi tersebut.
Pengaturan lalu lintas di daerah simpang Manak juga menjadi perhatian.
Personel ditempatkan di sekitar kawasan SPBU Simpang Manak untuk memastikan antrean kendaraan tidak meluber ke badan jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Untuk penyaluran hari itu, kuota di SPBU 24.315.49 Simpang Manna tercatat 16 kiloliter (KL) Bio Solar, 24 KL Pertalite dan 8 KL Pertamax.
Kapolres menegaskan, pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memastikan BBM subsidi benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak sekaligus menjaga ketertiban di sekitar SPBU.
Polres Pagar Alam Sumsel juga telah menempatkan personel di sejumlah SPBU untuk melakukan pengawasan penyaluran BBM subsidi.
Langkah tersebut dilakukan agar distribusi tepat sasaran serta potensi pelanggaran dan gangguan lalu lintas dapat diminimalisir.
