Gebyar Langen Tayub Pacitan 2026 Pecahkan Rekor MURI, Diikuti 5.288 Penari

29 Oktober 2026 10:21 29 Okt 2026 10:21

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Gebyar Langen Tayub Pacitan 2026 Pecahkan Rekor MURI, Diikuti 5.288 Penari

Ribuan penari mengikuti Gebyar Langen Tayub Pacitan 2026 di Stadion Wijaya Krida yang berhasil mencatatkan rekor MURI dengan 5.288 penari. (Foto: Prokopim Pacitan)

KETIK, PACITAN – Gebyar Langen Tayub Pacitan 2026 berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penampilan 5.288 penari.

Kegiatan yang diprakarsai Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono tersebut digelar di Stadion Wijaya Krida dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Pencapaian tersebut tercatat dalam MURI nomor 12990/R.MURI/X/2026. Piagam penghargaan diserahkan Senior Representative MURI, Ari Andriani, kepada Edhie Baskoro Yudhoyono selaku pemrakarsa kegiatan.

Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Mas Ibas mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga kelestarian tradisi sekaligus mempererat persaudaraan melalui seni budaya.

“Melalui kegiatan ini kita kirimkan pesan tradisi tetap lestari, seni terus berkreasi, persaudaraan semakin erat, Indonesia semakin kuat dalam membumikan Pancasila,” ungkap Mas Ibas, Rabu, 28 Oktober 2026.

Gebyar Langen Tayub Pacitan 2026 melibatkan para seniman, budayawan, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Pacitan.

Ribuan penari yang tampil menjadi bagian dari upaya melestarikan kesenian tradisional yang tumbuh di tengah masyarakat.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua yang terlibat,” kata Indrata.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Edhie Baskoro Yudhoyono beserta istri, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI Heri Herawan, Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Pacitan, pimpinan perangkat daerah, camat, serta lurah dan kepala desa se-Kabupaten Pacitan.

Keberhasilan memecahkan rekor MURI melalui 5.288 penari menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda di Pacitan sekaligus momentum untuk memperkenalkan dan menjaga keberlangsungan seni tradisional di tengah masyarakat.(*)

Tombol Google News

Tags:

Gebyar Langen Tayub Rekor MURI Edhie Baskoro Yudhoyono Seni Tradisional. Hari Sumpah Pemuda Budaya Pacitan BeritaPacitan Info Pacitan