Resmi Kantongi SK DPP, Asrofi: Terpilih Jadi Ketua DPC Demokrat Brebes Lewat Muscab yang Sah

23 Oktober 2026 10:21 23 Okt 2026 10:21

Makroni, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Resmi Kantongi SK DPP, Asrofi: Terpilih Jadi Ketua DPC Demokrat Brebes Lewat Muscab yang Sah

Asrofi, Ketua DPC Demokrat Brebes terpilih saat memberikan keterangan kepada media (Foto: Makroni/ketik.com)

KETIK, BREBES – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes terpilih, Asrofi, akhirnya buka suara terkait penolakan segelintir pihak yang menyebut dirinya bukan kader.

Hal itu disampaikan Asrofi saat ditemui di kediamannya di Pulosari, Brebes, Kamis, 22 Oktober 2026.

Asrofi menegaskan, penetapannya sebagai Ketua DPC lewat SK DPP Partai Demokrat tidak muncul tiba-tiba, melainkan melalui tahapan panjang dan sah sesuai AD/ART partai.

"SK penetapan itu bukan sekonyong-konyong langsung muncul. Ada tahapannya," ujar Asrofi.

Ia menjelaskan, tahapan pertama adalah Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Semarang. Saat pendaftaran, panitia secara jelas mencantumkan bahwa yang boleh mendaftar bukan hanya kader.

"Di dalam undangan penyerahan berkas itu terakomodir, tercantum dengan jelas bahwa yang diizinkan mendaftar itu bukan cuma kader. Non kader pun diakomodir," jelasnya.

Setelah itu dilakukan verifikasi berjenjang, mulai dari pendaftar menjadi bakal calon, hingga verifikasi dukungan faktual dari PAC dan DPD untuk bisa mengikuti Muscab.

Menurut Asrofi, pleno Muscab di Semarang sudah memutuskan calon Ketua DPC Kabupaten Brebes dan mengerucut pada dua nama, salah satunya dirinya.

Jika ada keberatan soal status kader, seharusnya disampaikan di forum Muscab, bukan setelah ada keputusan.

"Kalau pada saat itu mereka keberatan, kenapa tidak diutarakan pada saat Muscab? Ternyata di Muscab sudah diputuskan di plenonya," tegasnya.

Tahapan selanjutnya adalah penetapan di DPP. Sesuai AD/ART, yang berwenang menetapkan ketua terpilih adalah DPP dengan pertimbangan verifikasi menyeluruh, termasuk dukungan DPD dan PAC se-Kabupaten Brebes.

"Semua tahapan sudah kita lalui sampai akhirnya ditetapkan Asrofi sebagai Ketua DPC. SK-nya juga sudah saya terima secara resmi," ungkapnya.

Asrofi mengaku malu jika ada gugatan setelah SK terbit, apalagi yang menolak adalah mantan pengurus DPC yang ikut dalam proses Muscab. Ia memilih bersikap merangkul semua pihak.

"Ibaratnya saya orang tua, ada anaknya beberapa. Ada yang pinter, ada yang kurang pinter, ada yang manut ada yang tidak manut, tapi semua itu anak saya. Sehingga harus saya rangkul semuanya," katanya.

Sebagai bentuk perhatian, Asrofi sudah menyuruh stafnya hadir ke Kantor DPC Demokrat Brebes. Namun ia belum menempati kantor tersebut karena masih menunggu proses serah terima jabatan secara resmi setelah pelantikan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Partai Demokrat Dpc Demokrat Brebes Muscab Demokrat Politik Brebes