KETIK, MADIUN – Hajatan akbar Madiun Menari akan digelar hari ini Sabtu, 29 Agustus 2026. Gelaran yang akan dipadati sekitar 4.200 penari tersebut bakal digelar pukul 18.00 WIB di sepanjang kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memberikan dukungan penuh terhadap event tersebut.
‘’Event ini justru pemkot yang diajak masyarakat untuk melestarikan seni tari. Mereka (para penari) mendaftar sendiri, datang sendiri, membiayai dirinya sendiri. Ini luar biasa. Makanya Pemkot Madiun sangat mendukung event ini," ujarnya pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Berbagai persiapan teknis telah dimatangkan Pemkot Madiun untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar, termasuk menata arus peserta dan mensterilkan sepanjang Jalan Pahlawan dari aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL).
Pun, kantong parkir untuk para peserta juga telah disediakan pada titik-titik yang telah ditentukan.
"Sudah kita sediakan (kantong parkir), untuk peserta parkirnya di Pahlawan Business Center dan Bakorwil. Dan untuk para peserta nanti parkirnya juga gratis," imbuhnya.
Lebih lanjut, Mas Bagus mengatakan Madiun Menari bukan sekadar pertunjukan seni. Event ini diharapkan menjadi ruang untuk menghidupkan seni tari sekaligus menarik wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Madiun Menari juga menjadi penanda dimulainya konsep Car Free Night (CFN) di Jalan Pahlawan. Ke depan, CFN direncanakan berlangsung rutin pada akhir pekan terakhir setiap bulan dan menjadi ruang kreasi sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara Car Free Day (CFD) akan digelar setiap Minggu pagi dengan fokus pada kegiatan olahraga.
‘’Siapapun silahkan ikut serta dalam acara ini,’’ pungkasnya. (*)
.png)