Bupati Situbondo Tawarkan Lahan di Gelung dan Besuki untuk Dibangun Kampus IPB University

16 Oktober 2026 14:43 16 Okt 2026 14:43

Heru Hartanto, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati Situbondo Tawarkan Lahan di Gelung dan Besuki untuk Dibangun Kampus IPB University

Baju Biru, Bupati Situbondo saat jadi narasumber saresehan nasional di IPB, Kamis 15 Oktober 2026 (Foto: Tim Kreatif Bupati Situbondo for Ketik.com)

KETIK, BOGOR – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio menawarkan gagasan pendirian kampus IPB University di Kabupaten Situbondo.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menyatakan kesiapan untuk menyediakan lahan sebagai langkah awal dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat pengembangan potensi pertanian, perkebunan, dan perikanan daerah.

Gagasan tersebut disampaikan Mas Rio saat menjadi narasumber dalam Sarasehan Nasional bertajuk “Sinergi Perguruan Tinggi, Media dan Pemerintah Daerah untuk Pembangunan yang Berdampak” yang berlangsung di Innopreneurship Center, IPB University, Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Kamis 15 Oktober 2026.

Menurut Mas Rio, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu diarahkan pada langkah konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Salah satunya melalui kehadiran institusi pendidikan tinggi yang dapat mendukung pengembangan sektor agraris sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Situbondo dan kawasan sekitarnya.

“Kalau mau konkret, bikin kampus IPB University di Situbondo. Tadi disampaikan kampus paling jauh di Sukabumi. Bagaimana orang dari wilayah Jawa Timur yang bercita-cita ke IPB bisa kuliah? Dari Sulawesi, NTB, dan Bali juga bisa lebih dekat ke Situbondo, karena kami sudah punya pelabuhan (Jangkar),” jelas Mas Rio.

Tak hanya itu yang disampaikan Alumnus Universitas Jember (UNEJ) itu, namun Mas Rio menegaskan bahwa, Pemkab Situbondo siap membicarakan penyediaan lahan apabila IPB University memiliki minat untuk mengembangkan kampus di wilayah Kabupaten Situbondo.

Ada dua alternatif lokasi yang dapat dipertimbangkan untuk pembagunan kampus IPB di Situbondo, yakni kawasan Gelung dan Besuki.

“Kami punya lahan di daerah Gelung sekitar lima hektare. Jadi, biar tidak hanya cerita, sudah konkret saja bikin kampus IPB di Situbondo," kata pria yang tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) di Universitas Airlangga.

"Entah kampus ketujuh atau keberapa, yang penting ada kampus IPB di Situbondo. Agar mahasiswa dari Situbondo yang kuliah di IPB tidak jauh-jauh mendatangi kampus utama IPB,” tegasnya.

Gagasan tersebut diharapkan dapat membuka akses pendidikan perguruan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda, khususnya mereka yang ingin mendalami bidang pertanian, peternakan, perikanan, sains, teknologi, dan ekonomi pertanian.

Selain mengusulkan kehadiran kampus IPB University di Kabupaten Situbondo, Mas Rio memaparkan komitmen Pemkab Situbondo dalam menyiapkan SDM unggul melalui program beasiswa pendidikan hingga jenjang doktoral atau S3.

Program tersebut tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga biaya hidup bagi mahasiswa penerima beasiswa sesuai dengan skema yang disiapkan pemerintah daerah. Kebijakan ini ditujukan untuk memperluas kesempatan belajar bagi putra-putri Situbondo yang berprestasi.

“Mahasiswa Situbondo itu beda dengan kabupaten lain. Mahasiswa kami tidak hanya ditanggung biaya kuliahnya, tetapi biaya hidupnya juga kami jamin,” ujar Mas Rio di hadapan civitas akademika IPB University.

Pemkab Situbondo, lanjut Mas Rio, juga mendorong kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).

Melalui kolaborasi tersebut, generasi muda daerah diharapkan memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi di bidang yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.

“Kalau anak-anak muda Situbondo berprestasi, kami siapkan beasiswanya sampai S3. Risetnya ada, alamnya siap, SDM-nya ada. Tinggal bagaimana SDM ini kita konsolidasikan secara strategis untuk mengentaskan kemiskinan di Situbondo,” tegas Mas Rio.

Bagi Mas Rio, pendidikan tinggi merupakan salah satu instrumen penting untuk memutus rantai kemiskinan. Lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memperoleh gelar akademik, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan hasil riset untuk mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Perkuat Regenerasi Petani Muda

Pengembangan SDM tersebut juga sejalan dengan upaya Pemkab Situbondo memperkuat regenerasi pelaku sektor agraris melalui program Komite Petani Muda, Akademi Tani Muda, dan Akademi Peternak Muda.

Mas Rio menilai, sektor pertanian dan peternakan perlu menjadi pilihan profesi yang menjanjikan bagi generasi muda. Karena itu, pendidikan, pendampingan, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan usaha perlu berjalan beriringan agar sektor tersebut semakin produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tugas bupati adalah meyakinkan para lulusan pertanian untuk bangga bekerja di bidangnya. Misalnya, mengurus sawah dan ternak itu pekerjaan berwibawa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lulusan pascasarjana (S2) Universitas Indonesia (UI) itu, berharap semakin banyak generasi muda Situbondo yang mendalami sains, teknologi, agribisnis, pertanian, dan perikanan.

Dengan dukungan pendidikan dan riset, potensi lokal diharapkan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah, membuka peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja.

Mas Rio berharap sinergi antara Pemkab Situbondo dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat, baik melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan SDM maupun penjajakan kerja sama pendidikan.

Menurut Mas Rio, potensi alam dan sumber daya manusia yang dimiliki Situbondo perlu dikelola melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan. Dengan demikian, pendidikan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi ikut mendorong produktivitas sektor unggulan dan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup.

Gagasan kampus IPB University di Situbondo, kata Mas Rio, kini menjadi salah satu usulan yang diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan kajian bersama.

Apabila memungkinkan untuk direalisasikan, kehadiran kampus tersebut berpotensi memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat hubungan antara riset perguruan tinggi dan pembangunan daerah.

Sementara itu, Director Strategic, Partnership and Marketing IPB University, Dr. Alfian Helmi, menyampaikan bahwa masukan dan gagasan yang disampaikan Bupati Situbondo akan diteruskan kepada Rektor IPB University dan pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

“Kami akan coba sampaikan dulu ke Pak Rektor dan kawan-kawan di IPB. Mudah-mudahan nanti bisa kita lihat seperti apa kemajuannya. Kawan-kawan juga akan coba ke sana supaya dapat melihat langsung,” kata Dr. Alfian Helmi. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bupati Tawarkan Lahan Di Gelung Dan Besuki Di Bangun Kampus Ipb University Di Situbondo