Pembalap Moto2 Tony Arbolino di Mandalika, "Jualan Jagung Bakar" di Pantai hingga Respek Indonesia Raya

13 Oktober 2026 14:04 13 Okt 2026 14:04

Fiqih Arfani, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Pembalap Moto2 Tony Arbolino di Mandalika, "Jualan Jagung Bakar" di Pantai hingga Respek Indonesia Raya

Penbalap Moto2 asal Italia Tony_Arbolino menggunakan motor penjual jagung bakar di kawasan pantai di Mandalika. (Foto: Tangkapan Layar Instagram @Tony_Arbolino)

KETIK, LOMBOK TENGAH – Pembalap Moto2 asal Tim Fantic Racing Tony Arbolino memiliki sejumlah cerita pada gelaran MotoGP Mandalika 2026.

Aksi-aksinya di luar arena balapan terekam oleh kamera dan membuat masyarakat Indonesia memberi perhatian khusus kepada pembalap asal Italia berusia 26 tahun tersebut.

Seperti yang dilakukannya sebelum race di kawasan Pantai Kuta Mandalika Lombok. Ia menggunakan sepeda motor pedagang jagung bakar dan berkeliling pantai.

Tak hanya itu, ia bahkan membakar sendiri jagung yang dipesannya menggunakan kipas tangan manual.

"Like this (seperti ini) ?," ujar Tony Arbolino sembari mengibas-ibaskan kipas di tangannya di atas panggangan jagung.

Selain itu, saat race day di Sirkuit Mandalika digelar, tepatnya ketika menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya", Tony memilih berhenti saat ia berjalan di area paddock.

Ia berdiri dan meletakkan telapak tangannya di dada sebagai bentuk penghormatan hingga ratusan ribu penonton yang hadir di Sirkuit Mandalika dan Agnes Mo yang memimpin lagu kebangsaan selesai menyanyikannya.

Sementara itu, dikutip dari website resmi MotoGP, karir Tony Arbolino di arena MotoGP dimulai sejak 2017 dan diawal dari Moto3. Saat itu ia berusia tepat 17 tahun dan debutnya dimulai saat direkrut oleh SIC58 Squadra Corse yang berekspansi ke Kejuaraan Dunia.

Setahun di sana, Arbolino lalu pindah ke Marinelli Rivacold Snipers pada 2018. Sepanjang musim, ia tampil solid dengan enam kali finis sepuluh besar, serta klaim dua pole position.

Musim 2019, Arbolino memenangi balapan di Italia dan Belanda, mengemas lima podium dan serangkaian finis enam besar yang antarkannya duduki peringkat keenam klasemen akhir.

Tahun 2020 dimulai dengan gemilang, Arbolino mengamankan posisi ketiga di GP Spanyol, sementara tiga kali finis di posisi kedua membantu menjaga harapan gelarnya tetap hidup, meski sempat absen di Aragon.

Kemenangan akhirnya datang di Valencia, dan posisi kelima di GP Portugal membawanya jadi runner-up Moto3 tahuh 2020.

Arbolino lalu naik kelas ke Moto2 bersama Liqui Moly IntactGP. Musim perdananya sebagai rookie kategori intermediate berjalan cukup sulit. Empat kali finis sepuluh besar, termasuk posisi keempat di Le Mans, membuatnya pindah ke Marc VDS Racing Team untuk 2022.

Tiga kali secara beruntun finis delapan besar, diikuti kemenangan perdananya di Moto2 di Amerika. Ia menambahkan dua kemenangan lagi jelang akhir musim di Thailand dan Malaysia. Pada 2023, Arbolino masih tetap memperkuat Marc VDS. 

Delapan podium, termasuk tiga kemenangan digenggamnya. Namun, pada akhirnya, ia harus puas tempati peringkat kedua klasemen akhir.

Pebalap Italia itu mencetak podium pertamanya musim 2024 di GP Aragon, mengakhiri musim di peringkat kesepuluh klasemen akhir. Pada 2025, Arbolino membuka lembaran baru kariernya dengan memperkuat Pramac Yamaha Moto2.

Ia membubuhkan satu podium sepanjang tahun dan menghuni peringkat ke-19 klasemen akhir. 

Kemudian pada 2026, Arbolino bergabung dengan Fantic Racing, yang menandai musim keenamnya di Moto2. (*)

Tombol Google News

Tags:

MotoGP 2026 Motogp Mandalika 2026 Tony Arbolino Sirkuit Mandalika