KETIK, SURABAYA – Perasaan cinta tidak selalu berakhir dengan kebersamaan. Ada kalanya dua orang saling menyukai, tetapi keadaan membuat mereka tidak bisa bersama. Cerita tentang perasaan yang tidak tersampaikan dan keikhlasan tersebut diangkat Raim Laode melalui lagu “Dunia Yang Nanti” yang dirilis pada 24 April 2026 sebagai bagian dari album iqro’.
Lagu yang ditulis Raim Laode tersebut mengisahkan dua orang yang kembali dipertemukan oleh waktu, tetapi masing-masing telah memiliki pasangan. Situasi itu membuat perasaan yang muncul tidak bisa begitu saja diwujudkan menjadi sebuah hubungan. Cerita tersebut disampaikan melalui lirik yang menggambarkan perasaan terpendam, kebingungan, dan keinginan untuk tetap mendoakan seseorang meskipun tidak bisa memilikinya.
Melalui deskripsi pada video lirik resminya di YouTube, Raim menjelaskan bahwa lagu ini bercerita tentang dua hati yang berjalan pada waktu yang sama, tetapi tidak pernah benar-benar bisa saling memiliki. Ia juga menyebut karya tersebut lahir dari perasaan yang sulit dikendalikan, termasuk perasaan yang belum sempat diungkapkan dan proses belajar menerima keadaan.
Cerita dalam lagu ini berangkat dari situasi yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang bisa saja memiliki perasaan terhadap orang lain tanpa pernah merencanakannya. Namun, perasaan tersebut tidak selalu dapat diwujudkan karena adanya keadaan dan pilihan yang harus dihormati.
Hal itu membuat “Dunia Yang Nanti” tidak hanya berbicara tentang cinta yang tidak sampai, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menghadapi kenyataan. Alih-alih memaksakan hubungan, kisah dalam lagu ini mengarah pada penerimaan bahwa tidak semua orang yang disukai bisa menjadi bagian dari kehidupan saat ini.
Bagian akhir lagu menjadi penegas cerita tersebut. Perasaan yang tidak bisa diwujudkan menjadi kebersamaan kemudian berubah menjadi doa dan harapan. Ungkapan tentang dunia yang akan datang dapat dipahami sebagai gambaran kemungkinan lain yang diharapkan, meskipun tidak dapat dipastikan akan terwujud.
Lagu ini dirilis melalui album iqro’ pada 24 April 2026. Berdasarkan informasi pada kanal YouTube resmi Raim Laode, lagu tersebut ditulis oleh Raim Laode, sedangkan komposisinya melibatkan Raim Laode, Indra Widjiarto, dan Elifas Sonaru. Produksi musiknya dikerjakan oleh Elifas Sonaru dan Indra Widjiarto.
Kehadiran “Dunia Yang Nanti” memberikan ruang bagi pendengar untuk memahami perasaan yang mungkin pernah mereka alami. Setiap orang dapat memiliki penafsiran berbeda terhadap ceritanya, bergantung pada pengalaman dan keadaan masing-masing.
Pada akhirnya, lagu ini mengingatkan bahwa cinta tidak selalu harus berakhir dengan memiliki. Ada perasaan yang hanya bisa disimpan, ada hubungan yang tidak bisa dilanjutkan, dan ada harapan yang cukup disampaikan melalui doa. (*)
