KETIK, JAKARTA – Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah berada di panggung olahraga terbesar di Asia. Skateboarder itu menjadi atlet termuda dalam Kontingen Indonesia yang tampil pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Lahir pada 30 September 2014, Mikhayla akan berlaga di nomor skateboard Park Putri. Di balik usianya yang masih sangat belia, tersimpan pengalaman panjang yang membawanya hingga ke ajang multievent bergengsi tersebut.
Perjalanan Mikhayla di dunia kompetitif dimulai ketika ia tampil dalam nomor ekshibisi skateboard pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Pengalaman itu menjadi pijakan awal bagi atlet muda tersebut untuk semakin serius menekuni olahraga yang telah menjadi bagian dari kehidupannya sejak usia dini.
Perkembangannya terlihat setahun kemudian. Mikhayla berhasil menembus babak final SEA Games Thailand 2025. Ia pun mulai mendapatkan pengalaman menghadapi atlet-atlet dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.
Langkah Mikhayla kemudian berlanjut ke panggung yang lebih besar. Pada April 2026, ia tampil dalam Asian Skateboarding Championships di Meishan, China. Di tengah persaingan dengan para skateboarder Asia, Mikhayla mampu finis di posisi keenam.
Hasil tersebut menjadi bekal berharga sebelum dirinya menghadapi persaingan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Di balik perkembangan Mikhayla, ada latihan yang dilakukan secara rutin dan dukungan keluarga yang tidak pernah lepas dari perjalanannya. Ia berlatih bersama komunitas Green Skate Lesson di Bintaro untuk mengasah kemampuan dan mematangkan tekniknya.
Sang ayah, Anthony Adam Caya, juga menjadi sosok penting dalam perjalanan karier Mikhayla. Anthony merupakan mantan atlet sekaligus pelatih skateboard nasional yang kini turut mendampingi putrinya sebagai pelatih.
Dukungan keluarga tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Mikhayla mengubah kegemarannya bermain skateboard menjadi prestasi. Dari panggung nasional hingga kompetisi internasional, ia terus mendapatkan pengalaman sekaligus menghadapi tantangan yang semakin besar.
Kini, tantangan itu hadir di Aichi-Nagoya. Di usianya yang masih 11 tahun, Mikhayla bukan hanya membawa papan skateboard ke arena pertandingan. Ia juga membawa harapan untuk mengibarkan Merah Putih di tengah persaingan para skateboarder terbaik Asia.
Keikutsertaannya di Asian Games 2026 menjadi babak baru dalam perjalanan Mikhayla Shanum Caya. Apa pun hasil yang diraih, pengalaman tampil di panggung sebesar ini menjadi bagian penting dari proses tumbuhnya salah satu talenta muda skateboard Indonesia. (*)
