KETIK, LEBAK – Capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Lebak hingga Agustus 2026 menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data CKG Umum dan Sekolah di Provinsi Banten per 18 Agustus 2026, jumlah masyarakat Kabupaten Lebak yang telah mendapatkan layanan CKG mencapai 692.747 orang.
Angka tersebut setara dengan 46,08 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Lebak yang tercatat sebanyak 1.503.451 jiwa. Sementara itu, target CKG tahun 2026 untuk seluruh kelompok usia di Kabupaten Lebak ditetapkan sebanyak 691.587 orang.
Dengan capaian tersebut, realisasi CKG Kabupaten Lebak telah mencapai 100,17 persen dari target 2026.
Petugas melayani warga dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. (Foto:Dinkes Lebak)
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari kerja bersama jajaran Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan hingga desa, serta dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, capaian Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Lebak sudah mencapai 100,17 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun 2026. Ini merupakan capaian yang cukup baik dan menunjukkan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” kata Endang saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin (24/8/2026).
Menurut Endang, keberhasilan mencapai target bukan berarti pelaksanaan program CKG berhenti. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala.
“Target yang sudah tercapai tentu patut kita syukuri, tetapi yang paling penting adalah bagaimana masyarakat terus memanfaatkan layanan kesehatan. Pemeriksaan sejak dini sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang dan mendeteksi berbagai faktor risiko penyakit lebih awal,” ujarnya.
Suasana kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Sejumlah warga dan petugas tampak mengikuti rangkaian pelayanan kesehatan yang digelar untuk memperluas akses pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. (Foto: Dinkes Lebak)
Ia menjelaskan, program CKG menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif. Melalui pemeriksaan kesehatan, masyarakat dapat mengetahui kondisi tubuhnya sekaligus memperoleh edukasi mengenai pola hidup sehat.
Endang juga mengajak masyarakat Kabupaten Lebak yang belum mengikuti CKG agar tidak melewatkan kesempatan mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
Menurutnya, kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga medis, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat yang belum melakukan CKG untuk segera memanfaatkan layanan yang tersedia. Jangan menunggu sakit baru datang ke fasilitas kesehatan. Lebih baik kita mengetahui kondisi kesehatan sejak awal sehingga apabila ada faktor risiko atau masalah kesehatan, bisa segera ditindaklanjuti,” katanya.
Berdasarkan data tersebut, capaian Kabupaten Lebak juga berada di atas capaian rata-rata Provinsi Banten. Secara keseluruhan, Provinsi Banten mencatat jumlah CKG sebanyak 5.803.660 orang dari total penduduk 12.900.021 jiwa, atau 44,99 persen. Sementara target CKG 2026 tingkat provinsi sebanyak 5.934.010 orang, dengan persentase capaian terhadap target sebesar 97,80 persen.
Endang menegaskan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak akan terus melakukan penguatan pelayanan dan sosialisasi agar cakupan pemeriksaan kesehatan dapat semakin luas.
“Kami akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan. Harapannya, bukan hanya target program yang tercapai, tetapi juga terwujud masyarakat Lebak yang semakin sadar, peduli, dan mandiri dalam menjaga kesehatannya,” pungkasnya.(*)
.png)