Bentuk Perlawanan Perempuan Jepang Terhadap Standar Kecantikan! Kenali Makeup “Gyaru

4 Oktober 2026 05:00 4 Okt 2026 05:00

Aretha Zizi S., Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bentuk Perlawanan Perempuan Jepang Terhadap Standar Kecantikan! Kenali Makeup “Gyaru

Member Hearts2Hearts dengan gaya Gyaru. (Foto: Pinterest)

KETIK, SURABAYA – Seiring berkembangnya teknologi, tren baru akan selalu bermunculan. Sehingga, hal-hal lain juga akan terkena dampaknya. Salah satunya yaitu makeup. Akhir-akhir ini yang ramai diperbincangkan adalah makeup “gyaru”.

Sebenarnya, gyaru adalah bagian dari subkultur fesyen sekitaran daerah Harajuku dan Shibuya di Jepang. Subkultur ini ada sejak tahun 70-an, tetapi tak disangka baru meledak atau viral pada tahun 90-an. Makeup ini cenderung memiliki ciri khas gaya riasan wajah yang dramatis.

Istilah Gyaru diambil dari kata “Gal” yang merupakan kata slang bahasa Inggris dari “Girl” atau anak perempuan. 

Riasan ini awalnya lahir sebagai bentuk perlawanan anak muda Jepang terhadap standar kecantikan tradisional serta tuntutan menjadi perempuan yang mengharuskan tampil polos, berkulit putih bersih, dan terlihat sebagai anak baik.

Melalui makeup ini, perempuan mempunyai kebebasan untuk mengekspresikan diri dengan dandanan yang eksentrik.

Ciri khas makeup Gyaru biasanya berfokus pada area mata. Biasanya menggunakan lensa kontak berukuran besar, eyeliner tebal yang memanjang, serta teknik mempertegas waterline bawah dan aegyo-sal agar mata terlihat sangat besar seperti boneka. Serta memakai bulu mata panjang yang mencolok.

Tidak hanya itu, makeup ini juga biasanya menggunakan warna alas bedak atau foundation yang kontras, ditambah highlight hidung yang sangat terang. Beberapa makeup Gyaru terkadang memakai shade yang lebih gelap (tan) dan terkadang shade alami. Hal ini ditunjukkan bahwa perempuan bebas berekspresi tanpa terkena tekanan standar kecantikan.

Gaya dari Gyaru juga beragam. Beberapa diantaranya adalah Ganguro, gaya makeup ini ikonik dengan warna kulit yang sengaja dibuat gelap, dengan highlighter putih mencolok serta pewarna bibir putih.

Ada juga Kogal, gaya ini diadaptasi dari gaya seragam SMA Jepang. Fokusnya gaya ini berada di area mata yang terlihat besar dan tone kulit alami.

Selanjutnya adalah Agejo. Ciri khas dari gaya ini adalah rambut yang bervolume, lensa kotak yang mencolok, serta bulu mata tebal.

Dan yang terakhir adalah Hime Gyaru. Style ini memiliki jiwa feminin, karena arti dari Hime adalah “Putri”. Gaya ini cenderung terlihat serba pink, dress renda, dan aksesori mewah ala kerajaan. Namun, gaya makeup ini tetap bold seperti Gyaru pada umumnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Makeup Gyaru Culture Jepang Gender