KETIK, MADIUN – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menjadikan bersepeda (gowes) sebagai sarana pengecekan persoalan lingkungan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat Kota Madiun.
Dalam Gowes Sambang Warga itu, Bagus mengecek langsung kondisi lingkungan dan menemukan persoalan yang perlu segera ditangani.
Pada peninjauan kali ini yang berlangsung di Kelurahan Mojorejo dan sebagian Kelurahan Manisrejo, Bagus menerima sejumlah usulan yang menjadi perhatian.
Mulai dari perbaikan insfratruktur, pembersihan saluran air, penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), hingga pendampingan sosial menjadi fokus tindak lanjut.
"Polanya kita ajak bareng-bareng warga, sekaligus pada saat pengerukan akan dibersihkan. Target keseluruhan usulan yang tahun ini akan diselesaikan tahun ini juga," jelasnya, Kamis, 22 Oktober 2026.
Lebih lanjut, Bagus mengatakan bahwa sejumlah pekerjaan ditargetkan rampung dalam tujuh hari hingga 60 hari, sesuai jenis penanganan dan kondisi di lapangan.
"Pemkot Madiun menargetkan usulan yang menjadi kewenangannya ditindaklanjuti sesuai jadwal. Ada yang ditargetkan 7 hari hingga 60 hari selesai. Semua disesuaikan jenis penanganan dan kondisi di lapangan," tuturnya.
Melalui peninjauan langsung ini, Bagus berharap semua persoalan warga dapat lebih cepat teridentifikasi.
"Melalui peninjauan langsung ini, semua persoalan warga diharapkan lebih cepat teridentifikasi. Kemudian langkah penanganannya lebih terarah, dan penyelesaiannya dapat dipantau sesuai kebutuhan di lapangan," pungkasnya. (*)
