KETIK, PACITAN – Perombakan besar dalam komposisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pacitan Tahun 2027 tengah bergulir.
Fokus utama pembangunan tahun depan akan diarahkan pada perbaikan jalan kabupaten, sementara sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nonpelayanan dasar akan mengalami efisiensi anggaran.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putra, saat ditemui Ketik.com, Rabu, 15 Juli 2026.
Menurut Heru, arah kebijakan tersebut telah mulai disusun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan akan menjadi salah satu prioritas dalam pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2027.
"Anggaran untuk jalan kabupaten di tahun 2027 nanti akan lebih meningkat lagi. Sudah direncanakan sejak sekarang. Nanti KUA-PPAS arahnya ke situ," kata Heru.
Ia menjelaskan, langkah tersebut diambil karena jalan kabupaten memiliki dampak yang lebih luas terhadap aktivitas masyarakat.
Berbeda dengan jalan lingkungan atau pertanian yang hanya dimanfaatkan oleh warga di kawasan tertentu, jalan kabupaten menjadi urat nadi mobilitas dan perekonomian yang dilalui lebih banyak orang.
"Kalau jalan kabupaten ini yang melewati orang banyak. Jadi yang pokok-pokok harus kita dahulukan," ujarnya.
Heru mengakui, selama ini alokasi anggaran infrastruktur masih terbagi ke berbagai sektor, mulai jalan lingkungan, akses pertanian, hingga kebutuhan pembangunan lainnya.
Namun, mulai tahun depan pemerintah memilih mengambil langkah yang lebih fokus agar hasil pembangunan lebih terlihat.
"Pak Bupati sudah mengiyakan, DPRD juga sudah sepakat," ungkapnya.
Pun menurutnya, perbaikan jalan secara bertahap dan terarah dinilai lebih efektif dibandingkan membagi anggaran ke banyak titik sekaligus.
"Kalau dipecah-pecah ke mana-mana, hasilnya tidak kelihatan. Lebih baik satu per satu dituntaskan, nanti bergilir sesuai prioritas," ungkapnya.
Meski belum menyebutkan besaran anggaran karena masih dalam tahap pembahasan bersama DPRD, Heru memastikan alokasi yang disiapkan untuk jalan kabupaten pada 2027 akan meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemkab Pacitan juga akan melakukan efisiensi pada sejumlah OPD yang tidak berkaitan langsung dengan pelayanan dasar.
"Kesehatan dan pendidikan tetap menjadi prioritas karena itu pelayanan dasar. Yang akan diefisiensi adalah OPD nonpelayanan dasar, seperti kebudayaan, pariwisata, dan sektor lainnya," jelasnya.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut bukan berarti mengesampingkan sektor lain, melainkan penyesuaian sementara agar persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat segera tertangani.
"Apabila dukungan anggaran berjalan sesuai rencana, perbaikan jalan kabupaten di Pacitan dapat dituntaskan dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun," jelasnya.
Selain memperlancar konektivitas antarkecamatan, peningkatan jalan juga diharapkan berdampak positif terhadap sektor pariwisata, mengingat banyak destinasi unggulan Pacitan yang diakses melalui jalan kabupaten.
Heru menyebut, skema prioritas pembangunan tersebut telah dirancang secara teknokratis oleh Bapperida dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berdasarkan tingkat kebutuhan di lapangan.
"Insyaallah semua sudah didesain. Semoga pelaksanaannya nanti berjalan lancar dan tidak ada hambatan," pungkasnya.(*)
.png)