KETIK, SLEMAN – Festival dan Lomba Burung Berkicau Kajari Sleman Cup 2025 berlangsung sukses, menyedot perhatian sekitar 800 peserta dari kalangan pencinta burung atau kicau mania. Gelaran yang menawarkan hadiah utama sepeda motor ini berlangsung meriah di Lapangan Pemda Sleman pada Minggu 30 November, pukul 09.45 WIB hingga 14.00 WIB, menegaskan posisinya sebagai salah satu kompetisi hobi cukup bergengsi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.
Peserta datang dari berbagai daerah, termasuk Magelang, Klaten, dan Solo, menunjukkan jangkauan regional acara yang diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman, Bambang Yunianto, bekerja sama dengan BnR selaku penyelenggara.
Dukungan Penuh Pejabat Daerah
Lomba yang mempertandingkan lima kelas bergengsi Murai Batu, Cucak Hijau, Kenari, Cendet, dan Kacer ini secara resmi dibuka oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang menunjukkan dukungan penuh institusi terhadap komunitas hobi. Tokoh-tokoh tersebut adalah Bupati Sleman Harda Kiswaya, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Ketua DPRD Kabupaten Sleman Y. Gustan Ganda, Kepala Kejaksaan Negeri Sleman Bambang Yunianto, Ketua Pengadilan Negeri Sleman Wari Juniati, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto, serta Ketua BnR Indonesia Yogyakarta Ivan.
Selain itu, turut hadir perwakilan dari Kapolresta Sleman dan perwakilan Komandan Kodim 0732/Sleman yang diwakili Kapten Inf Budi Sigit Pramono Danramil 05/Sleman.
Seperti diketahui baik Bupati Harda Kiswaya maupun Wakil Bupati Danang Maharsa selama ini dikenal sebagai tokoh yang aktif mendukung pengembangan dunia perburungan di Sleman.
Kajari: Ajang Silaturahmi dan Pelestarian
Kajari Sleman, Bambang Yunianto, dalam sambutannya mengungkapkan motivasi utama di balik penyelenggaraan acara ini, yang bersumber dari kecintaan pribadinya pada burung kicau.
"Festival ini merupakan ajang yang sangat positif untuk mempromosikan hobi dan budaya lokal. Serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan keindahan alam dan burung," ujar Bambang menekankan sembari aspek komunitas.
Usai menyebut acara ini dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kerja sama antara masyarakat dan Kejaksaan. Ia berharap kompetisi ini dapat terus meningkat levelnya dan menjadi kalender rutin dengan jangkauan peserta yang lebih luas.
Bupati: Efek Pengganda bagi Ekonomi Lokal
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyambut baik inisiatif ini. Ia tidak hanya melihat festival ini sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi.
"Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pecinta burung kicau, tetapi juga menjadi sarana untuk mempromosikan budaya dan kearifan lokal," tutur Harda Kiswaya.
Lebih lanjut, Bupati Harda menyoroti dampak ekonomi kegiatan. "Kegiatan ini terbukti memiliki efek pengganda (multiplikasi efek) yang signifikan bagi perekonomian lokal.
"Di sini terlihat ada banyak penjual pakan, sangkar, dan aksesori burung yang mendapatkan pasar langsung dari ratusan peserta yang datang," jelasnya.
Ia berharap festival ini dapat menjadi sarana untuk memajukan Kabupaten Sleman dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Acara ditutup dengan prosesi simbolis penggantangan burung peserta oleh Bupati dan Kajari, menandai dimulainya persaingan. Sedangkan Alfian Nur Kholis dari BnR Indonesia, selaku panitia, melaporkan bahwa antusiasme tinggi ini mengukuhkan Sleman sebagai salah satu pusat kicau mania yang strategis di Pulau Jawa. (*)
Prestisius di Akhir Tahun: Kajari Sleman Cup 2025 Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Kicau Mania DIY-Jateng
1 Desember 2025 12:00 1 Des 2025 12:00
Fajar Rianto, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Bupati Sleman Harda Kiswaya (kanan) bersama Kepala Kejaksaan Negeri Sleman Bambang Yunianto (no 2 dari kanan) saat melakukan penggantangan burung secara simbolis, menandai pembukaan resmi Festival dan Lomba Burung Berkicau Kajari Sleman Cup 2025 di Lapangan Pemda Sleman, Minggu 30 November 2025. (Foto: Aziz/Ketik.com)
Tags:
Burung Berkicau kicau mania Kajari Sleman Kejari Sleman cup Lomba Burung BnR Indonesia Sleman DIY Harda Kiswaya Bambang Yunianto Perekonomian Lokal UMKMBaca Juga:
Tiga DPC PERADI se-DIY Resmi Dilantik di Sleman, Tegaskan Keabsahan Legalitas dan Integritas AdvokatBaca Juga:
Bupati Brebes Raih Penghargaan Tokoh Peduli Pemberdayaan UMKM dan Potensi LokalBaca Juga:
Blitar Fair 2026 Jadi Ruang Perputaran Ekonomi UMKM dan Pedagang KecilBaca Juga:
49 UMKM Sukomanunggal Surabaya Didampingi Mahasiswa Masuk Ekosistem DigitalBaca Juga:
Langkah Nyata Angkat Kelas UMKM, Plt Bupati Tulungagung Resmikan Gempita di GOR Lembu PetengBerita Lainnya oleh Fajar Rianto
12 September 2026 01:30
PFI Yogyakarta Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
12 September 2026 00:45
PFI Yogyakarta Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
11 September 2026 23:10
Tiga DPC PERADI se-DIY Resmi Dilantik di Sleman, Tegaskan Keabsahan Legalitas dan Integritas Advokat
11 September 2026 16:35
Penuhi Hak Identitas Anak, Kejari Kulon Progo Jalin Sinergi Lintas Sektor dan Luncurkan Program "JAGAD Lare"
11 September 2026 11:11
Disentil Soal Toilet Mampet, Sekda Sleman Beri Waktu Tiga Bulan dan Gelar Lomba Kebersihan Toilet OPD
