KETIK, JEMBER – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bangkesbangpol) Jatim, Edi Supriyanto, mewanti-wanti masyarakat agar berhati-hati terhadap ancaman Radikalisme yang bergerak secara masif melalui media sosial.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tambah hari semakin tergerus karena masuknya kampanye paham Radikalisme di berbagai platform. Mulai dari rekrutmen hingga pemberian kajian-kajian.
Media sosial memiliki peran yang lebih besar dibandingkan media konvensional. Karena siapa saja bisa menjadi pemilik media dan men-share apa saja yang diinginkan. Sehingga masyarakat harus waspada dan hati-hati dalam men-download dan share berita yang tidak dapat dipastikan kebenarannya," ucapnya dalam acara Dialog Kebangsaan dan Peresmian Warung NKRI Jember yang bertempat di kawasan City Forest Arum Sabil, Minggu (4/12/2022).
Menurut orang nomor satu di Jawa Timur ini, seluruh fenomena yang telah terjadi di masyarakat tersebut menunjukkan bahwa keberadaan dan perkembangan kelompok radikal masih sangat tinggi dan mengkhawatirkan. Sehingga harus menjadi perhatian semua pihak.
"Oleh sebab itu, menjadi penting melakukan peningkatan upaya pencegahan dan penanggulangan radikal teroris dan lebih inovatif. Yaitu salah satunya seperti kegiatan pada hari ini (Dialog kebangsaan - red)," imbuhnya.
Dengan munculnya warung NKRI, Kata Khofifah, kelompok pemuda maupun unsur masyarakat lainnya dapat menyiarkan adanya Warung NKRI melalui konten-konten pribadi mereka. Karena cara-cara lama dalam melakukan revitalisasi Pancasila sudah tidak dapat lagi digunakan.
"Mengingat propaganda yang dilakukan oleh kelompok radikal sudah semakin menjamur di berbagai platform media sosial," tandasnya.
Khofifah memaparkan, hal penting lainnya dalam melakukan kontra radikal yaitu melalui peningkatan sinergitas antar lembaga dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan elemen pemerintah maupun masyarakat lainnya.
"Itu merupakan bentuk sinergi kolaborasi yang terbaru dalam rangka penanggulangan pergerakan radikalisme di Indonesia, dan Jawa Timur khususnya. Dengan adanya sinergitas tersebut, diharapkan untuk turut serta peduli dalam mencegah perkembangan kelompok radikal di daerah," pungkasnya. (*)
Gubernur Khofifah Dukung Warung NKRI di Jember Inisiasi BNPT-Pramuka Jatim
4 Desember 2022 06:49 4 Des 2022 06:49
Irwansyah
Jurnalis
Peresmian Warung NKRI di Jember inisiasi BNPT dan Kwarda Pramuka Jatim. (Foto: Dok. Ketik.co.id)
Tags:
Gubernur Jatim Khofifah Warung NKRI BNPT Pramuka JatimBaca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan PT Sunrise Masami Internasional di Banyuwangi, Jadi Penguat Industri Substitusi Impor Berkualitas GlobalBaca Juga:
Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid Program ADEM Repatriasi 2026 dari Malaysia dan Arab Saudi, Komitmen Hadirkan Pendidikan BerkualitasBaca Juga:
Tutup PKN II Angkatan II/2026, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif untuk Peningkatan Kualitas Layanan PublikBaca Juga:
Gubernur Khofifah: Embarkasi Baru di Bandara Dhoho Dioperasikan Mulai 2027, Layani Jemaah Haji asal 15 Daerah di JatimBaca Juga:
Sambut Kepulangan Haji Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah Sapa Jemaah Tertua dan Apresiasi Keteguhan Ibadah Nenek RamintenBerita Lainnya oleh Irwansyah
11 Agustus 2025 11:25
Telkomsel Kenalkan Paket SIMPATI, Ada Fitur Rollover Masa Aktif Kuota
4 Agustus 2025 15:44
Cetak Srikandi Pemimpin Masa Depan, FISIP UB Gagas Akademi Kepemimpinan Perempuan
28 April 2025 21:38
Cak Udin Ingatkan Kader PKB Se-Indonesia Wajib Khitmad pada NU dan Nahdliyin
18 Oktober 2024 18:23
Dorong Ketahanan Energi Nasional, FSPPB dan Ikatan Alumni Lemhanas Desak Pemerintah Revisi UU Migas No. 22/2001
16 Oktober 2024 20:05
Anggota DPRD Kota Depok Fanny Fatwati Genjot Ekonomi Daerah Lewat Bimtek Kewirausahaan
.png)