Bupati Situbondo Ajak Santri Beradaptasi dengan Era Digital

22 Oktober 2026 10:51 22 Okt 2026 10:51

Heru Hartanto, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati Situbondo Ajak Santri Beradaptasi dengan Era Digital

Usai Upacara, Forkopimda Situbondo makan ala Santri, Kamis 22 Oktober 2026 (Foto: Heru Hartanto/Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelar upacara Peringatan Hari Santri yang dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimda Situbondo para santri, Kamis 22 Oktober 2026.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo selaku Inspektur Upacara dalam amanatnya menerangkan bahwa santri memiliki hak istimewa (privilege) dan penghargaan dari negara dengan ditetapkannya Hari Santri yang setiap tahun di seluruh Indonesia di peringati.

"Santri tidak hanya dibekali ilmu agama Islam di pondok pesantren, tetapi juga ditempa menjadi pejuang-pejuang bangsa yang karakternya terbentuk melalui tempaan ilmu dan pengalaman," kata Bupati Situbondo.

Menghadapi Perkembangan Zaman dan Digital Mindset

Perkembangan zaman, kata Bupati Situbondo, menuntut seluruh entitas masyarakat, termasuk pondok pesantren dan para santri, untuk dapat merasakan serta beradaptasi terhadap perubahan global maupun lokal.

"Jika dahulu santri berjuang melawan penjajah dengan bambu runcing, maka saat ini konteks perjuangannya adalah bagaimana memajukan bangsa dan negara Indonesia melalui penguasaan digital mindset," jelas Mas Rio.

Lebih lanjut, Bupati Situbondo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Situbondo yang dikenal sebagai "Kota Santri" dengan sekitar 270 pondok pesantren dan populasi santri mencapai ratusan ribu orang, terus mendorong kemandirian serta ketahanan ekonomi santri.

"Berbagai program pelatihan seperti digital marketing, kecerdasan buatan (AI), hingga pelatihan keterampilan praktis domestik seperti tata rambut dan laundry disiapkan untuk membekali para santri," jelas Bupati Situbondo.

Peluang Beasiswa Pendidikan Tinggi Tanpa Seleksi

Selain peningkatan keterampilan ekonomi, lanjut Mas Rio, pemkab juga memfasilitasi santri melalui penyediaan beasiswa khusus pendidikan tinggi, yakni disediakan khusus bagi para penghafal Al-Qur'an hingga 30 juz tanpa melalui proses seleksi untuk jenjang S1, S2, hingga S3.

Pada tahun ini, sambung Mas Rio juga disediakan kuota beasiswa untuk jenjang S3 sebanyak 10 orang, S2 sebanyak 10 orang, serta ratusan kuota untuk jenjang S1.

"Istimewanya di Kabupaten Situbondo, beasiswa ini tidak hanya menanggung biaya pendidikan, tetapi juga menanggung biaya hidup (living cost / allowance) bagi para penerimanya," jelasnya.

Mas Rio juga mendorong para santri untuk memperluas orientasi belajar mereka agar tidak hanya berfokus pada ilmu keagamaan seperti tafsir hadis dan Al-Qur'an, tetapi juga mempertimbangkan bidang ilmu sains, teknik, kedokteran, pertambangan, geologi, hingga matematika dan teknik nuklir.

"Dengan semangat Santri Menguatan Negeri Menuju Indonesia Emas, mari kita bersama sama mendukung santri menuju era digitalisasi," pungkas Bupati Situbondo. (*)
 

Tombol Google News

Tags:

Pemkab gelar Upacara Peringatan Hari Santri Ini Kata Bupati Situbomdo