Bupati Banyuasin Askolani Ngamuk, Datangi Perusahaan Tak Beri Akses Air ke Tim Pemadam Karhutla

10 Oktober 2026 17:16 10 Okt 2026 17:16

Bubun Kurniadi, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati Banyuasin Askolani Ngamuk, Datangi Perusahaan Tak Beri Akses Air ke Tim Pemadam Karhutla

Bupati Banyuasin H. Askolani Jazi mendatangi pihak PT Bintang Gasing Persada untuk menyampaikan teguran setelah tim BPBD Banyuasin disebut tidak mendapat akses sumber air saat menangani kebakaran hutan dan lahan di Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. (Foto: Humas Camat Talang Kelapa)

KETIK, PALEMBANG – Bupati Banyuasin, H. Askolani Jazi, mendatangi PT Bintang Gasing Persada untuk menegur pihak perusahaan setelah tim pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin disebut diusir saat hendak mengambil air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Askolani menyayangkan sikap perusahaan tersebut karena terjadi ketika petugas membutuhkan sumber air untuk mengendalikan kobaran api di tengah kondisi kemarau dan terbatasnya pasokan air.

Peristiwa itu bermula dari laporan Kepala Desa Gasing, Nurbaiti Apriani. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD Banyuasin berinisiatif meminta bantuan air ke area perusahaan. Namun, alih-alih mendapatkan bantuan, petugas justru diminta keluar dari area perusahaan.

Mendengar kejadian tersebut, Askolani bersama jajarannya langsung mendatangi perusahaan untuk menyampaikan teguran.

Melalui akun Instagram pribadinya, @askolanijasiban, ia menegaskan pentingnya dukungan semua pihak dalam penanganan bencana.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Dalam situasi darurat, air sangat dibutuhkan untuk memadamkan api, melindungi masyarakat, dan mencegah kebakaran meluas,” tegas Askolani, dikutip Ketik.com, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Ia mengingatkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama, terutama ketika keselamatan masyarakat serta lingkungan terancam.

“Dalam keadaan darurat, mari utamakan kemanusiaan. Jangan biarkan aturan mengalahkan kepedulian, karena setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan sesama,” ujarnya.

Camat Talang Kelapa, Salinan, membenarkan bahwa Bupati Banyuasin telah mendatangi pihak perusahaan dan menyampaikan peringatan terkait tidak diberikannya akses sumber air kepada tim BPBD.

“Pak Bupati datang langsung ke pihak perusahaan yang tak memberikan sumber air kepada Tim BPBD Kabupaten Banyuasin dan sudah memberikan peringatan,” ujar Salinan saat dikonfirmasi.

Salinan menambahkan, imbauan tersebut berlaku bagi seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Banyuasin.

Ia meminta perusahaan turut bergotong royong membantu penanganan karhutla yang melanda wilayah tersebut.

“Semua perusahaan kita imbau untuk dapat bergotong-royong. Apalagi ini terkait dengan aksi kemanusiaan, di mana wilayah kita saat ini sangat terdampak akibat kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap seluruh perusahaan dapat bersinergi dengan petugas di lapangan, termasuk mendukung ketersediaan sumber air untuk mempercepat penanganan karhutla dan mencegah api meluas.(*)

Tombol Google News

Tags:

bencana kabut asap Bupati Banyuasin Askolani Jazi Satgas Pemadam Karhutla Bpbd Banyuasin Pt Bintang Gasing Kebakaran Hutan Lahan Desa Gasing Kecamatan Talang Kelapa Penanganan Karhutla Berita Banyuasin Info Banyuasin