KETIK, MALANG – Rekapitulasi penghutungan perolehan suara di Pilkada Kota Malang akan dilakukan pada Selasa, 3 Desember 2024. Saat ini Ketua KPU Kota Malang, Muhammad Toyyib menyebut bahwa tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Menurut Toyyib, hingga saat ini belum ada temuan yang dilaporkan untuk menjadi pertimbangan dilaksanakannya PSU.
"Besok penghitungan suara tingkat kota, sudah dipastikan insyaallah enggak ada PSU. Kecuali ada temuan-temuan yang menuntut PSU, selama ini kan enggak ada," ujar Toyyib, Senin, 2 Desember 2024.
Terlebih serangkaian proses dari pemungutan hingga penghitungan suara di tingkat kelurahan dan kecamatan sudah melalui pengawasan ketat. Toyyib juga menilai tidak ada masalah dalam pelaksanaan Pilkada 2024 di Kota Malang.
PSU sendiri dilakukan jika terjadi pelanggaran terhadap norma yang telah diatur dalam undang-undang. Mulai dari adanya pelanggaran terhadap asas maupun prinsip penyelenggaraan Pilkada.
"Rekan tingkat kecamatan semua sudah melalui pengawasan, saya lihat gak ada masalah. Selama gak ada problem yg menuntut adanya PSU saya kira gak akan ada PSU. Selama ini rekap di tingkat TPS sampai kecamatan gak ada problem," tuturnya.
Toyyib juga menyebut bahwa PSU dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu Kota Malang. Hingga saat ini juga, Toyyib mengaku belum mendapatkan informasi terkait gugatan dari salah satu pasangan calon Pilkada Kota Malang.
"Tergantung rekomendasinya dari Bawaslu PSU seperti apa, karna apa. Tapi kalau di bawah sudah melalui pengawasan Panwascam," tutupnya.(*)
Rekapitulasi Penghitungan Suara Digelar Besok, KPU Kota Malang Sebut Tak Ada PSU
2 Desember 2024 14:09 2 Des 2024 14:09
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Ilustrasi pelaksanaan Pilkada 2024 di salah satu TPS Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
PSU pemungutan suara ulang Kota Malang Pilkada 2024 Pilkada Kota Malang Rekapitulasi Perolehan SuaraBaca Juga:
Signage Kayutangan Heritage Dirusak, DLH Kota Malang Siapkan Pengganti Lebih KuatBaca Juga:
Cabuli 5 Santri, Oknum Pengajar Ponpes di Kota Malang Jadi TersangkaBaca Juga:
Maknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ketua PHRI Kota Malang Serukan Semangat Perjuangan Dunia UsahaBaca Juga:
Anggaran Disdikbud Kota Malang Naik Rp27,9 Miliar, DPRD Dorong Insentif Guru PAUD Naik 2027Baca Juga:
LLDIKTI Ungkap 44 Kampus Siap Dukung 'Ngalam Pinter', Bidik Beasiswa untuk Warga Kota MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
19 Agustus 2026 20:26
Profil Satria Dananjaya, Pimpinan Bank Jatim Kepanjen Penggerak Ekonomi Malang
19 Agustus 2026 17:47
HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PKS Kota Malang Bikin Lomba Seru
19 Agustus 2026 15:06
Anggaran Disdikbud Kota Malang Naik Rp27,9 Miliar, DPRD Dorong Insentif Guru PAUD Naik 2027
19 Agustus 2026 14:02
KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkot Malang Siapkan Skema Baru Penertiban PKL
19 Agustus 2026 11:09
LLDIKTI Ungkap 44 Kampus Siap Dukung 'Ngalam Pinter', Bidik Beasiswa untuk Warga Kota Malang
.png)