KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang diberikan tanggungjawab besar usai mendapatkan data dari Kementerian Pendidikan RI bahwa terdapat 5.655 anak putus sekolah. Untuk menuntaskan persoalan tersebut, Pemkot Malang menggandeng Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk pendidikan kesetaraan.
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menjelaskan persoalan ditargetkan segera tuntas pada tahun 2024 ini. Dengan demikian tidak ada lagi anak putus sekolah di kota pendidikan ini.
"Kita rapat teknis untuk pendataan yang baik dan menggandeng PKBM karena kita menargetkan persoalan anak putus sekolah di Kota Malang bisa selesai di tahun 2024," ujar Iwan pada Jumat, 18 Oktober 2024.
Dalam pendidikan kesetaraan, telah disediakan program kejar paket secara gratis di setiap jenjang pendidikan. Untuk itu diperlukan pemetaan bagian yang menjadi prioritas penyelesaian.
"Pemerintah sudah berkolaborasi dan bekerjasama untuk menyediakan paket A,B,C gratis. Sehingga kita akan mengatur mengklarifikasi anak-anak yang putus sekolah karena apa. Setelah itu kami akan memetakan mana yang menjadi prioritas," lanjutnya.
Dari 5.655 anak putus sekolah, 1.875 di antaranya mengalami drop out (DO), 1.271 anak tidak lanjut sekolah, dan 2.509 anak belum pernah sekolah. Saat ini Pemkot Malang masih akan berfokus pada jenjang SD dan SMP, yang telah menjadi kewenangannya.
"Kalau kita fokuskan ke SD dan SMP karena kewenangan kita, jadi dituntaskan terlebih dahulu.Anak yang ingin sekolah tapi kurang biaya nanti kami akan berkolaborasi dengan lembaga gratis untuk paket A dan paket B," tambah Iwan.
Iwan telah meminta para Camat dan Lurah turut serta dalam memetakan mulai dari jumlah maupun faktor yang menjadi pengaruh anak-anak tidak sekolah. Untuk selanjutnya, dapat diketahui kecamatan mana yang membutuhkan perhatian lebih.
"Ada beberapa faktor yaitu dari segi biaya, anak yang tidak sekolah karena membantu orang tua untuk mencari nafkah, anak memang tidak menginginkan sekolah atau malas. Saya petakan dari kecamatan dan kita harus intervensi," tutupnya.(*)
Penuntasan Anak Putus Sekolah di Kota Malang Gandeng PKBM untuk Pendidikan Kesetaraan
18 Oktober 2024 15:03 18 Okt 2024 15:03
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Ilustrasi anak-anak sekolah di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Anak Putus Sekolah Akan Sekolah Kota Malang Tidak Sekolah PKBM Pendidikan KesetaraanBaca Juga:
Keren! Semeru Team UM Borong Dua Gelar Juara di KMHE 2026Baca Juga:
Semesta Buku Hadir di Taman Krida Budaya Malang, Berikan Diskon Besar-Besaran hingga 90%Baca Juga:
Wisata Malam Kota Malang Bakal Digaspol, Siap Bikin Wisatawan BetahBaca Juga:
Respons Kasus Kekerasan Siswa, Pemkot Malang Gelar Retret 345 Kepala SekolahBaca Juga:
Dampak Kemarau dan Musim Hajatan, Harga Cabai dan Bumbu Dapur di Kota Malang MelonjakBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
6 Oktober 2026 18:09
Wisata Malam Kota Malang Bakal Digaspol, Siap Bikin Wisatawan Betah
6 Oktober 2026 17:30
Respons Kasus Kekerasan Siswa, Pemkot Malang Gelar Retret 345 Kepala Sekolah
6 Oktober 2026 13:58
Persiapkan TKA SMA 2026, Unisma Beri Pendampingan Matematika Wajib Gratis
6 Oktober 2026 13:18
MBG Pengaruhi Harga Daging Ayam dan Telur, Inflasi Kota Malang Sentuh 0,27 Persen di September 2026
6 Oktober 2026 00:14
Ikut Tegang, Wali Kota Malang Rayakan Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
