KETIK, MALANG – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dinilai sebagai sarana masyarakat memenuhi kebutuhan terhadap ruang terbuka. Melihat kompleksnya pelaksanaan CFD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengusulkan agar pengelolaan dilakukan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Semula pengelolaan CFD dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Namun sejak tahun 2025 ini dilakukan alih kelola kepada DLH Kota Malang.
Kabid Tata Lingkungan Hidup DLH Kota Malang, Tri Santoso menjelaskan kehadiran pelaku UMKM di CFD bukan hanya membuat pengunjung berolahraga, namun juga wisata kuliner. Kegiatan tersebut dinilai jauh dari tugas dan fungsi DLH Kota Malang.
"Masyarakat itu butuh open space, menjadi sarana kreatif dan olahraga. Di situ juga ada aktivitas ekonomi yang berupa UMKM. Memang seharusnya dengan lintas dinas," ujarnya, Jumat 17 Januari 2025.
Kendati demikian, DLH Kota Malang tetap menjalankan tugasnya dalam pengelolaan CFD setiap hari minggu. Beberapa personel telah dijadwalkan untuk mengawal pelaksanaan CFD.
"Kami sendiri secara internal itu sudah mencoba melakukan pengaturan. Penugasan personel kita ajukan ke pimpinan, sudah dilakukan penjadwalan. Tapi tidak langsung menggunakan konsepnya DLH," ucapnya.
Hingga kini belum ada perbedaan, termasuk untuk waktu pelaksanaan CFD tetap pada 06.00-10.00 WIB. Begitu pula dengan kegiatan masyarakat untuk rekreasi, olahraga, hingga PKL masih sama seperti semula.
"Ini bukan tusi kami, apakah kami disuruh mengurus PKL, parkir. Sehingga ini sebenarnya tidak dibebankan ke satu dinas saja. Tetapi butuh kolaboratif di tingkat kota. Bisa dengan Disporapar, Diskopindag," jelasnya.(*)
CFD Jadi Kebutuhan Ruang Terbuka Masyarakat, DLH Kota Malang Usul Pengelolaan Lintas OPD
17 Januari 2025 16:40 17 Jan 2025 16:40
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Area Jalan Besar Ijen yang menjadi lokasi CFD Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
CFD Jalan Ijen Kota Malang Car Free Day DLH Kota MalangBaca Juga:
Rekomendasi 3 Restoran Thailand di Malang, Langganan Pecinta Kuliner Negeri Gajah PutihBaca Juga:
Wajib Coba! Tiga Kedai Sate Taichan di Malang yang Selalu Diburu FoodiesBaca Juga:
Cari Kuliner Baru di Malang? Wajib Cobain Ayam Panggang Rempah Afrika di PunuBaca Juga:
Kota Malang Jadi Pilot Project Digitalisasi Perlindungan Sosial, Dispendukcapil Akselerasi IKDBaca Juga:
Besok! Bazar Lele Murah Koperasi Merah Putih Cemorokandang, Anggota Dapat Gratis 1 KgBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
4 Juli 2026 17:27
22 Seniman Lintas Daerah Suguhkan Ruang Kontemplasi dalam Pameran Mukadimah di Art Meru Kota Malang
4 Juli 2026 16:20
Inflasi Kota Malang Juni 2026 Capai 0,34 Persen, Harga BBM Jadi Pemicu
4 Juli 2026 13:52
760 Mahasiswa Filkom UB Terjun ke Blitar, Kawal Transformasi Digital Desa
4 Juli 2026 10:55
Dari Barista hingga Gizi Keliling, FBiPK UB Luncurkan Program Pemberdayaan Berbasis Kampung Lingkar Kampus
3 Juli 2026 19:35
Maruarar Sirait Pastikan Negara Upayakan Kota Malang Bebas Rumah Tak Layak Huni pada 2026
.png)