KETIK, MALANG – Selama ini bolen dikenal sebagai oleh-oleh khas Bandung yang banyak digemari masyarakat. Namun Ismiati Sholihah, pemilik dari Bolen Fairuziba memiliki ide untuk menciptakan bolen dengan citra rasa khas Kota Malang.
Untuk menghadirkan oleh-oleh khas Malang, Ismi menambah varian Apel Malang dalam produk miliknya. Ide dan bisnis tersebut telah ia kembangkan bersama suaminya sejak tahun 2018 lalu.
"Saya ingin bikin oleh-oleh khas dari Malang. Bolen aslinya kan biasanya dari Bandung, kalau dari Malang itu dibikin oleh-oleh juga akhirnya ambil dari varian khas Malang yaitu apel, jadi akhirnya saya kasih nama Bolen Khas Malang," ujar Ismi, Selasa (18/6/2024).
Varian tersebut disambut baik oleh konsumen dan masyarakat secara luas. Bolen miliknya tak hanya dinikmati oleh warga lokal saja, namun telah dipasarkan hingga luar negeri.
"Alhamdulillah kata pembeli rasanya ngangenin karena banyak yang repeat order dari luar kota. Ada juga dari luar pulau, bahkan sampai ke Hongkong, Paris, dan Singapura," lanjutnya.
Produksi bolen tersebut ia lakukan di kediaman pribadinya bersama dengan tiga orang pegawai dan juga dua orang kurir. Dalam sehari ia biasanya memproduksi hingga 50 box saat hari aktif, dan 200 box saat hari libur.
Selain kue bolen, Ismi juga memproduksi pie brownies, kue kering, stick keju, dan kue-kue lainnya. Ia pun telah menjamin bahwa produk bikinannya telah menggunakan bahan-bahan yang berkualitas untuk mempertahankan cita rasa.
Namun Ismi tetap menemukan beberapa kendala, salah satunya dalam pendistribusian. Hal tersebut disebabkan bolen miliknya hanya mampu tahan selama 7 hari dalam suhu ruangan.
"Bolennya ada rasa pisang coklat, pisang keju, apel malang. Kalau untuk stick yang isinya hanya keju dan coklat aja. Bolennya ini tahannya 7 hari di suhu ruang, kalau dikirim ke luar kota, luar pulau, agak risiko," katanya.
Untuk satu box, Bolen Fairuziba mematok harga Rp65.000 untuk isi 10, Rp40.000 isi enam, dan Rp25.000 isi empat. Produk-produk miliknya dapat dijumpai di beberapa outlet oleh-oleh di Kota Batu, Kota Malang, dan dipasarkan melalui media sosial miliknya.(*)
Bolen Fairuziba, Oleh-Oleh Khas Kota Malang yang Mendunia
18 Juni 2024 16:15 18 Jun 2024 16:15
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Bolen Fairuziba, oleh-oleh khas Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Bolen Fairuziba Bolen Khas Malang Oleh-oleh Khas Kota Malang Oleh-oleh Malang Kota MalangBaca Juga:
Kota Malang Jadi Pilot Project Digitalisasi Perlindungan Sosial, Dispendukcapil Akselerasi IKDBaca Juga:
Besok! Bazar Lele Murah Koperasi Merah Putih Cemorokandang, Anggota Dapat Gratis 1 KgBaca Juga:
22 Seniman Lintas Daerah Suguhkan Ruang Kontemplasi dalam Pameran Mukadimah di Art Meru Kota MalangBaca Juga:
Inflasi Kota Malang Juni 2026 Capai 0,34 Persen, Harga BBM Jadi PemicuBaca Juga:
Rayakan HUT ke-19, Rektor Ma Chung Tekankan Visi Menjadi Teladan MasyarakatBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
4 Juli 2026 17:27
22 Seniman Lintas Daerah Suguhkan Ruang Kontemplasi dalam Pameran Mukadimah di Art Meru Kota Malang
4 Juli 2026 16:20
Inflasi Kota Malang Juni 2026 Capai 0,34 Persen, Harga BBM Jadi Pemicu
4 Juli 2026 13:52
760 Mahasiswa Filkom UB Terjun ke Blitar, Kawal Transformasi Digital Desa
4 Juli 2026 10:55
Dari Barista hingga Gizi Keliling, FBiPK UB Luncurkan Program Pemberdayaan Berbasis Kampung Lingkar Kampus
3 Juli 2026 19:35
Maruarar Sirait Pastikan Negara Upayakan Kota Malang Bebas Rumah Tak Layak Huni pada 2026
.png)