KETIK, MALANG – Di antara ribuan orang yang memadati kawasan sekitar Dodikjur Rindam V/Brawijaya Malang, Kamis, 24 September 2026, terselip sosok Prayit. Bersama istri dan anak bungsunya, pria asal Jombang ini sudah tiba di kawasan tersebut sejak pagi, menantikan pengumuman hasil seleksi TNI yang diikuti anaknya, Fauzan.
Fauzan merupakan salah seorang calon siswa (casis) Calon Tamtama Panpus TNI AD yang mengikuti seleksi di Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Kota Malang.
Seleksi kali ini menjadi kesempatan kedua bagi Fauzan untuk mewujudkan cita-citanya menjadi tentara. Sebelumnya, ia pernah mengikuti seleksi di Mojokerto.
Namun, saat itu ijazah SMA Fauzan belum keluar. Ia hanya berbekal surat keterangan lulus.
Tahun ini, Fauzan telah menyelesaikan pendidikan SMA dan kembali mencoba mengikuti seleksi TNI AD.
"Saya berharap kali ini rejekinya anak saya," ujar Prayit saat ditemui di sekitar Dodikjur.
Menurut Prayit, keinginan Fauzan untuk menjadi tentara sudah muncul sejak kecil. Ia pun melihat anaknya cukup serius mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi.
"Ia sudah serius berlatih olahraga sejak kecil. Dia hobi main voli. Jadi posturnya bagus," tutur Prayit.
Prayit mengatakan, dirinya bersama sang istri sengaja berangkat lebih pagi dari Jombang agar tidak terlambat dan bisa mendapatkan tempat di sekitar lokasi seleksi.
Kini, ia bersama keluarganya tinggal menunggu pengumuman hasil seleksi bersama ribuan keluarga casis lainnya yang memadati kawasan Dodikjur.
"Semoga semua bisa diterima," harap Prayit.
Fauzan sendiri merupakan satu dari 1.725 casis yang mengikuti Sidang Pantukhir Tingkat Subpanpus Cata TNI AD Gelombang III TA 2026 di Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Kota Malang, Senin, 21 September 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. Sidang Pantukhir dilaksanakan untuk menentukan kelayakan dan kesiapan para casis berdasarkan hasil pemeriksaan serta penilaian dari masing-masing bidang yang telah ditentukan.
