HUT ke-8 PUB, Gubernur Andra Soni Serahkan Puluhan Ribu Bibit untuk Hutan Adat Baduy

25 Oktober 2026 15:45 25 Okt 2026 15:45

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail HUT ke-8 PUB, Gubernur Andra Soni Serahkan Puluhan Ribu Bibit untuk Hutan Adat Baduy

Gubernur Banten Andra Soni bersama tokoh adat Baduy dan jajaran Perkumpulan Urang Banten (PUB) menunjukkan bibit pohon dalam Gerakan Menanam 70 Ribu Bibit untuk pelestarian hutan adat Baduy, di Rumah Kajaroan Kanekes, Ciboleger, Kabupaten Lebak, Minggu (25/10/2026). (Foto: Pemprov Banten).

KETIK, LEBAK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Perkumpulan Urang Banten (PUB) dimanfaatkan untuk memperkuat pelestarian lingkungan di Tanah Adat Baduy.

Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan puluhan ribu bibit pohon untuk Gerakan Menanam 70 Ribu Bibit dalam rangkaian HUT ke-8 PUB di Rumah Kajaroan Kanekes, Ciboleger, Kabupaten Lebak, Minggu 25 Oktober 2026.

"Selamat milad ke-8 kepada Perkumpulan Urang Banten. Terima kasih atas prakarsa Gerakan Baduy Lestari, serta kepada Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Citarum-Ciliwung dan seluruh pihak yang telah mendukung penyediaan dan penyaluran bibit tanaman," ujar Andra Soni.

Andra Soni mengatakan, peringatan HUT PUB tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan bulan peringatan Hari Jadi ke-26 Provinsi Banten.

"Semoga Perkumpulan Urang Banten terus menjadi wadah pengabdian bagi kemajuan Banten," katanya.

Andra Soni menjelaskan, Gerakan Menanam 70.000 bibit tanaman di huma masyarakat adat Baduy merupakan langkah nyata yang patut didukung bersama. Bibit tersebut telah disalurkan ke 68 kampung, terdiri dari 3 kampung Baduy Dalam dan 65 kampung Baduy Luar.

Jenis tanaman yang dipilih meliputi gaharu, manglid, durian, albasia, rambutan, dan aren. Tanaman tersebut tidak hanya berfungsi menjaga tutupan lahan dan sumber mata air, tetapi juga bernilai ekonomi bagi masyarakat.

"Kami mendorong agar hasil tanaman dari gerakan ini dapat dikelola dengan baik, sehingga dalam beberapa tahun ke depan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Baduy," ujarnya.

Pada momentum HUT PUB tersebut, Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus mendukung pelestarian lingkungan dan perlindungan masyarakat adat Baduy.

Komitmen itu dijalankan melalui rehabilitasi hutan dan lahan, penguatan pengawasan lingkungan, serta dukungan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang selaras dengan adat dan kearifan lokal.

"Masyarakat Baduy telah lama menjadi teladan dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam. Pikukuh atau aturan adat Baduy mengajarkan, 'Gunung teu meunang dilebur, lebak teu meunang diruksak', gunung tidak boleh dihancurkan dan lembah tidak boleh dirusak," ungkapnya.

"Ada pula pesan, 'Lojor teu meunang dipotong, pondok teu meunang disambung', yang panjang tidak boleh dipotong, yang pendek tidak boleh disambung," tambahnya.

Menurut Andra Soni, nilai-nilai tersebut mengajarkan untuk menerima dan menjaga alam sebagaimana adanya, tidak mengambil secara berlebihan, dan selalu memikirkan generasi mendatang.

Ia juga menekankan tiga komitmen bersama dari gerakan ini. Pertama, memastikan bibit yang telah ditanam dirawat hingga tumbuh besar. Kedua, menghormati dan menjaga aturan adat Baduy pada setiap kegiatan di wilayah adat. Ketiga, memperluas gerakan menanam ke wilayah lain di Banten, terutama daerah hulu dan kawasan rawan bencana.

"Kepada para tokoh adat dan masyarakat Baduy, terima kasih atas keteladanan dalam menjaga alam selama ratusan tahun. Hal tersebut merupakan warisan berharga, bukan hanya bagi masyarakat Banten, tetapi juga bagi Indonesia," pungkasnya.

Ketua Umum Perkumpulan Urang Banten Komjen Pol (Purn) Taufiqurrahman Ruki mengatakan, pada 2026 masyarakat Baduy mencapai 16 ribu jiwa dan menempati 68 kampung dengan lahan garapan mencapai 599 ribu hektare dengan pola tanam setahun sekali.

Ruki mendorong pemerintah memberikan kepastian hak garap lahan kepada masyarakat Baduy dan masyarakat sekitar.

"Kalau mereka memiliki hak garap, Insya Allah bisa memiliki sumber pangan," ucapnya.

Ia menjelaskan, dari total 70 ribu bibit pohon, sebanyak 40 ribu bibit sudah diserahkan melalui delapan pintu masuk Baduy dengan waktu penanaman yang disesuaikan dengan penghitungan kearifan lokal. (*)

 

Tombol Google News

Tags:

Hut Ke-8 Pub Perkumpulan Urang Banten Gubernur Banten Andra Soni Gerakan Menanam 70 Ribu Bibit Hutan Adat Baduy Masyarakat Adat Baduy Kanekes Ciboleger Lebak Banten Taufiqurrahman Ruki Balai Pengelolaan Das Citarum Ciliwung Gerakan Baduy Lestari Hut Banten Ke-26