Bedolan Bendungan Pamarayan Digelar 17 Oktober, Distribusi Air Bersih di Empat Wilayah Lebak Terganggu

14 Oktober 2026 21:01 14 Okt 2026 21:01

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Bedolan Bendungan Pamarayan Digelar 17 Oktober, Distribusi Air Bersih di Empat Wilayah Lebak Terganggu

Ilustrasi Bendung Gerak Pamarayan Baru di Sungai Ciujung, Banten. (Foto: Ilustrasi/AI)

KETIK, LEBAK – Pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Tirta Kalimaya di wilayah Rangkasbitung, Kalanganyar, Cibadak, dan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, diminta menampung air bersih secukupnya. 

Hal ini menyusul rencana gangguan sementara distribusi air bersih pada Sabtu 17 Oktober 2026, seiring dengan kegiatan operasi pembukaan pintu Bendungan Gerak Pamarayan Baru.

Informasi tersebut disampaikan Perumdam Tirta Kalimaya melalui unggahan akun Instagram resminya, @perumdamtirtakalimaya, pada Rabu 14 Oktober 2026.

Dalam pengumuman tersebut, gangguan distribusi air bersih berkaitan dengan kegiatan Bedolan Bendungan Pamarayan yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasi pembukaan pintu Bendungan Gerak Pamarayan Baru yang akan dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, dan Cidurian (BBWS C3), dengan elevasi maksimal 11 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Berdasarkan surat sosialisasi dan pemberitahuan Panitia Pelaksana Bedolan Pamarayan Nomor 04/Bedolan Pamarayan/X/2026, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut rapat koordinasi antara panitia, BBWS C3, dan Pemerintah Kabupaten Serang pada Senin 12 Oktober 2026.

Dalam surat yang ditandatangani di Serang pada 13 Oktober 2026 itu, disebutkan bahwa operasi pembukaan pintu bendungan dijadwalkan berlangsung selama tiga jam, yakni mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB pada Sabtu 17 Oktober 2026.

Kegiatan ini juga berkaitan dengan pengaturan aliran air di wilayah irigasi Ciujung. Panitia berharap para pengguna air irigasi dapat memahami pelaksanaan kegiatan tersebut dan bekerja sama selama proses berlangsung.

Dalam surat tersebut, panitia menyampaikan bahwa aliran irigasi Ciujung diharapkan kembali normal dalam waktu yang tidak lama setelah kegiatan dilaksanakan.

Seiring dengan adanya potensi gangguan distribusi air bersih, pelanggan Perumdam Tirta Kalimaya di wilayah terdampak diimbau melakukan langkah antisipasi dengan menampung air secukupnya sebelum jadwal kegiatan dimulai.

Persediaan air dapat disiapkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama distribusi mengalami gangguan, seperti memasak, mandi, mencuci, dan keperluan sanitasi lainnya.

Masyarakat juga diharapkan menggunakan air secara bijak agar persediaan yang telah ditampung dapat mencukupi kebutuhan selama periode gangguan.

Pengumuman tersebut menjadi pemberitahuan awal bagi pelanggan agar dapat menyesuaikan kebutuhan air sehari-hari, terutama pada hari pelaksanaan kegiatan.

Meski demikian, informasi yang dipublikasikan Perumdam Tirta Kalimaya tidak merinci durasi gangguan pada masing-masing wilayah maupun waktu normalisasi distribusi air bersih.

Karena itu, pelanggan disarankan memantau informasi lanjutan melalui kanal resmi Perumdam Tirta Kalimaya untuk mengetahui perkembangan pelayanan dan pemberitahuan lebih lanjut.

Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan kebutuhan air lebih awal sehingga aktivitas rumah tangga tetap berjalan dengan baik selama pelaksanaan operasi Bendungan Gerak Pamarayan Baru. (*)

 

Tombol Google News

Tags:

Kabupaten Lebak banten Rangkasbitung Kalanganyar Cibadak Warunggunung Perumdam Tirta Kalimaya Air bersih gangguan air Bendungan Pamarayan Bendungan Gerak Pamarayan Baru Bedolan Bendungan Bbws C3 Sungai Ciujung Irigasi Ciujung