Mahasiswa MBKM Kembangkan Budidaya Lele Sistem Bioflok di KDMP Tambakploso Lamongan

8 Juni 2026 12:00 8 Jun 2026 12:00

Aisyah Fisa, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Mahasiswa MBKM Kembangkan Budidaya Lele Sistem Bioflok di KDMP Tambakploso Lamongan

Mahasiswa Program MBKM Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan melakukan pengecekan dan penyortiran ikan lele di kolam bioflok KDMP Tambakploso, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan ( Foto: Afida Dwi for Ketik.com)

KETIK, LAMONGAN – Mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melaksanakan kegiatan praktik budidaya ikan lele sistem bioflok di KDMP Tambakploso, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan bersama Dinas Perikanan setempat.

Program magang di KDMP Tambakploso merupakan bagian dari kegiatan pembelajaran lapang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam proses budidaya perikanan, mulai dari pengelolaan kolam hingga proses panen ikan.

Tim mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Afida Dwi Damayanti, Reyhan Izzun Masykuri, dan Dony Bagus Wira Utama.

Mereka merupakan mahasiswa Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Kediri. Mereka melaksanakan berbagai kegiatan budidaya ikan lele secara rutin dari hulu hingga hilir.

Kegiatan MBKM ini dibimbing oleh Amalia Febryane Adhani Mazaya. Pendampingan dilakukan untuk memastikan mahasiswa mampu memahami penerapan teknologi budidaya ikan lele sistem bioflok secara tepat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kegiatan budidaya tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bersama Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan.

KDMP Tambakploso merupakan salah satu tempat budidaya ikan lele yang menerapkan teknologi bioflok untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya.

Sistem bioflok dinilai mampu membantu menjaga kualitas air, mengurangi penggunaan air, serta meningkatkan pertumbuhan ikan melalui pemanfaatan mikroorganisme dalam kolam budidaya.

Foto Mahasiswa MBKM bersama pengelola budidaya melakukan pencampuran bahan flok sebelum diaplikasikan ke kolam lele bioflok di KDMP Tambakploso, Lamongan  ( Foto : Afida Dwi/Mahasiswa PSDKU UB Kediri)Mahasiswa MBKM bersama pengelola budidaya melakukan pencampuran bahan flok sebelum diaplikasikan ke kolam lele bioflok di KDMP Tambakploso, Lamongan (Foto: Afida Dwi for Ketik.com)

Mahasiswa MBKM di KDMP Tambakploso terlibat langsung dalam berbagai kegiatan teknis budidaya ikan lele sepertipemberian pakan ikan, pengecekan kualitas air, pengobatan ikan sakit, grading ikan, pergantian air kolam, hingga proses panen ikan lele.

Kegiatan pembuatan flok juga diikuti oleh mahasiswa sebagai salah satu komponen penting dalam sistem bioflok. Pembuatan flok dilakukan menggunakan beberapa bahan seperti molase, EM4, tepung tapioka, belimbing wuluh, dan nanas.

Program MBKM di KDMP Tambakploso memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami manajemen budidaya perikanan di lapangan.

"Kami bisa mempelajari proses budidaya mulai dari persiapan kolam, penebaran benih, pemeliharaan ikan, pengelolaan kualitas air, hingga panen," ungkap Afida Dwi Damayanti.

Menurut Afida, pengalaman tersebut menjadi bentuk penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam dunia kerja dan budidaya perikanan secara nyata.

Lebih lanjut, kegiatan budidaya ikan lele sistem bioflok di KDMP Tambakploso diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas budidaya ikan air tawar di Kabupaten Lamongan.

Melalui kolaborasi antara Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan dan mahasiswa program MBKM, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan pengembangan keterampilan sumber daya manusia di bidang perikanan budidaya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Universitas Brawijaya Ub Kediri S D Gs1 S D Gs4 S D Gs14 S D Gs17