Lewat Rail Academy, KAI Daop 7 Madiun Ajak Anak-anak Rasakan Serunya Jadi Kondektur dan PAP

11 Juli 2026 22:03 11 Jul 2026 22:03

Angga Prasetya, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Lewat Rail Academy, KAI Daop 7 Madiun Ajak Anak-anak Rasakan Serunya Jadi Kondektur dan PAP

Tiga peserta KAI Rail Academy berfoto usai mengikuti simulasi tugas sebagai kondektur dan Petugas Pengawas Peron (PAP) dalam program KAI Schooliday yang digelar PT KAI Daop 7 Madiun, Sabtu, 11 Juli 2026. (Foto : KAI)

KETIK, KEDIRI – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menghadirkan pengalaman berbeda bagi anak-anak dalam mengisi momen akhir libur sekolah melalui program KAI Rail Academy.

Program edukatif tersebut menjadi bagian dari rangkaian KAI Schooliday yang rutin digelar setiap masa liburan sekolah untuk mengenalkan dunia perkeretaapian kepada generasi muda.

Pada pelaksanaan tahun ini, tiga peserta terpilih mendapat kesempatan merasakan langsung berbagai profesi di lingkungan PT KAI.

Mereka adalah Sultan Maulana Rafi Ibrahim dan Arsya Nuruddin Zanki asal Madiun, serta Natasya Adera Ramadhona dari Nganjuk.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan program KAI Rail Academy dirancang agar anak-anak tidak hanya mengenal kereta api sebagai moda transportasi, tetapi juga memahami berbagai profesi yang mendukung operasional perjalanan kereta api.

"Ketiga anak yang beruntung untuk mengikuti Rail Academy adalah Sultan Maulana Rafi Ibrahim dan Arsya Nuruddin Zanki dari Madiun serta Natasya Adera Ramadhona dari Nganjuk," ujar Tohari, Sabtu, 11 Juli 2026.

Selama mengikuti kegiatan, para peserta memperoleh kesempatan menjadi kondektur dan Petugas Pengawas Peron (PAP).

Mereka belajar berinteraksi dengan pelanggan, menyampaikan pengumuman melalui fasilitas announcer PAP, hingga memahami pelayanan yang diberikan kepada penumpang di stasiun.

Tak hanya itu, peserta juga dikenalkan dengan berbagai profesi lain di dunia perkeretaapian, mulai dari masinis, polisi khusus kereta api, hingga pramugara dan pramugari kereta api.

Anak-anak juga diajak mempraktikkan pelayanan di customer service, proses pembelian tiket di loket, pemeriksaan tiket atau boarding sebelum keberangkatan, serta mengenal berbagai layanan kereta api yang dioperasikan PT KAI.

Menurut Tohari, pengalaman belajar secara langsung tersebut diharapkan mampu memberikan kesan mendalam sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap transportasi kereta api.

"Melalui program KAI Rail Academy, kami berharap edukasi dan pengalaman langsung yang didapatkan para peserta dapat melekat kuat dalam ingatan mereka hingga dewasa kelak," katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi penutup yang berkesan bagi masa libur sekolah sekaligus menjadi sarana edukasi yang menyenangkan.

"Momen di akhir masa libur sekolah ini diharapkan menjadi kenangan manis yang berkesan, sekaligus menjadi alasan kuat bagi para pelanggan cilik untuk selalu merindukan dan kembali menikmati kenyamanan perjalanan dengan kereta api di masa depan," pungkasnya.

Melalui KAI Schooliday dan KAI Rail Academy, PT KAI Daop 7 Madiun terus berupaya menghadirkan edukasi yang menarik bagi anak-anak sekaligus memperkenalkan dunia perkeretaapian sejak dini agar semakin dekat dengan masyarakat.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kementerian Perhubungan Kai Rail Academy Kai Schooliday Tohari Sultan Maulana Rafi Ibrahim Arsya Nuruddin Zanki Natasya Adera Ramadhona PT Kereta Api Indonesia DAOP 7 Madiun madiun berita Madiun info madiun berita kediri info kediri