KETIK, JAKARTA – Kontingen Indonesia terus menunjukkan perjuangan luar biasa di ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 21.30 WIB, Merah Putih telah mengoleksi total 52 medali dan bertahan di peringkat kesembilan klasemen sementara.
Dari total tersebut, Indonesia berhasil membawa pulang 10 medali emas, 11 perak, dan 31 perunggu. Capaian ini menjadi bukti perjuangan para atlet Indonesia dalam bersaing dengan kontingen negara-negara Asia lainnya.
Pesta olahraga Difabel Asia ini berlangsung sejak Minggu, 18 Oktober 2026, hingga Sabtu, 24 Oktober 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Menuju penutupan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, persaingan pun semakin sengit. Setiap medali yang diraih menjadi tambahan penting bagi posisi Indonesia di klasemen, sekaligus memperlihatkan semangat para atlet untuk memberikan hasil terbaik bagi Tanah Air.
Di papan klasemen sementara, China masih mendominasi dengan total 314 medali, terdiri dari 150 emas, 79 perak, dan 85 perunggu. Tuan rumah Jepang menempati posisi kedua dengan 136 medali, disusul Uzbekistan di peringkat ketiga dengan 120 medali.
Sementara itu, India berada di posisi keempat dengan 88 medali. Korea Selatan menempati peringkat kelima dengan 70 medali, sedangkan Iran berada di posisi keenam dengan 80 medali.
Thailand menyusul di peringkat ketujuh dengan 92 medali, kemudian Kazakhstan di posisi kedelapan dengan 42 medali.
Indonesia berada tepat di bawah Kazakhstan dan unggul dari Malaysia yang menempati posisi kesepuluh dengan raihan 21 medali, terdiri dari lima emas, enam perak, dan 10 perunggu.
Dengan perolehan 52 medali, perjuangan kontingen Indonesia masih menjadi perhatian menjelang berakhirnya pesta olahraga atlet disabilitas terbesar di Asia tersebut.
1. China: 150 emas, 79 perak, 85 perunggu — 314 medali
2. Jepang: 40 emas, 46 perak, 50 perunggu — 136 medali
3. Uzbekistan: 38 emas, 41 perak, 41 perunggu — 120 medali
4. India: 21 emas, 26 perak, 41 perunggu — 88 medali
5. Korea Selatan: 21 emas, 23 perak, 26 perunggu — 70 medali
6. Iran: 19 emas, 29 perak, 32 perunggu — 80 medali
7. Thailand: 16 emas, 29 perak, 47 perunggu — 92 medali
8. Kazakhstan: 10 emas, 13 perak, 19 perunggu — 42 medali
9. Indonesia: 10 emas, 11 perak, 31 perunggu — 52 medali
10. Malaysia: 5 emas, 6 perak, 10 perunggu — 21 medali. (*)
