Prabowo dan Gibran Pimpin Sidang DEN, Stok BBM Nasional Disebut Aman untuk 18-20 Hari

17 September 2026 21:13 17 Sep 2026 21:13

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Prabowo dan Gibran Pimpin Sidang DEN, Stok BBM Nasional Disebut Aman untuk 18-20 Hari

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming memimpin Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 17 September 2026. Sidang membahas ketahanan dan kemandirian energi nasional, termasuk ketersediaan stok BBM. (Foto: BPMI Setpres)

KETIK, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming memimpin Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.

Dalam sidang tersebut, pemerintah memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional berada pada kisaran 18 hingga 20 hari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, sidang tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo selaku Ketua DEN.

Gibran hadir dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DEN bersama seluruh anggota DEN dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan.

Salah satu pembahasan utama dalam sidang paripurna pertama DEN pada 2026 itu adalah memastikan ketersediaan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global.

Bahlil menyampaikan, berdasarkan pembahasan dalam sidang, stok BBM dan cadangan nasional saat ini berada pada kisaran 18 hingga 20 hari.

“Hal-hal yang kita bahas adalah sudah barang tentu menyikapi geopolitik yang terjadi dengan memastikan ketersediaan energi nasional kita harus cukup. Saya sampaikan bahwa dalam rapat tadi juga kami mendiskusikan dan mendapat arahan langsung dari Bapak Presiden bahwa ketersediaan untuk stok BBM kita, cadangan nasional kita berada di angka 18-20 hari. Jadi masih alhamdulillah clear,” ucap Bahlil.

Selain memastikan ketersediaan BBM dalam jangka pendek, pemerintah juga membahas strategi memperkuat kemandirian energi nasional dalam jangka panjang.

Salah satunya melalui rencana pengembangan E50 setelah pemerintah menjalankan program biodiesel B50.

Menurut Bahlil, langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan BBM dari dalam negeri.

Konsumsi solar nasional saat ini mencapai sekitar 39 juta kiloliter per tahun, sementara konsumsi bensin berada pada kisaran 39 hingga 40 juta kiloliter per tahun.

Penguatan ketahanan energi juga akan dilakukan melalui peningkatan produksi minyak dan gas bumi.

Pemerintah akan mendorong eksplorasi terhadap cekungan dan blok minyak sekaligus mengoptimalkan sumur-sumur yang telah berproduksi dengan pemanfaatan teknologi.

“Termasuk di dalamnya tadi Bapak Presiden memerintahkan untuk memantau terkait dengan sumur-sumur rakyat yang 45 ribu itu harus dilakukan secara profesional dan kemudian tidak boleh ada pelanggaran atau dijual ke tempat lain,” tutur Bahlil.

Dalam sidang tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam menyusun kebijakan energi nasional.

“Hal-hal lain juga tadi arahan Bapak Presiden kepada kami, bahwa harus kita melakukan kerja sama yang baik antara akademisi, pelaku usaha, dengan pemerintah dalam membuat kebijakan energi ke depan,” ujar Bahlil.

Sidang DEN juga membahas rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas).

Bahlil menyebut laporan DEN mencakup rencana penguatan kelembagaan dalam tata kelola sektor migas yang akan berada langsung di bawah Presiden.

“Hal yang tidak kalah pentingnya arahan Bapak Presiden kaitannya dengan rancangan Undang-Undang Migas yang dilaporkan oleh Dewan Energi Nasional bahwa kita akan memperkuat dengan lembaga ini akan berada langsung di bawah Bapak Presiden. Kami sebagai Menteri Teknis akan menjalankan apa yang diperintahkan oleh arahan Bapak Presiden,” pungkas Bahlil.(*)

Tombol Google News

Tags:

Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Bahlil Lahadalia Dewan Energi Nasional Kementerian ESDM Istana Merdeka Stok Bbm Nasional Cadangan Bbm ketahanan energi Kemandirian Energi Biodiesel B50 Pengembangan E50 Ruu Migas Minyak Gas energi nasional Jakarta Berita Jakarta info jakarta