Karhutla Berlarut, DPR Usul Pemerintah Sediakan Kamp Oksigen Khusus Anak-anak dan Kaum Rentan

18 Oktober 2026 12:00 18 Okt 2026 12:00

Thumbnail Karhutla Berlarut, DPR Usul Pemerintah Sediakan Kamp Oksigen Khusus Anak-anak dan Kaum Rentan

Saat anak kecil pulang sekolah ditengah kabut asap di Kalimantan. (Foto: Instagram @ronnypurwandi)

KETIK, JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Daniel Johan, mengusulkan penyediaan tempat khusus bagi anak-anak dan kaum rentan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Usulan tersebut disampaikan Daniel menyusul karhutla telah berlangsung hampir empat bulan. Ia menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah perlindungan agar masyarakat tidak terus-menerus menghirup asap yang membahayakan kesehatan.

“Bahkan kalau perlu dibentuk kamp oksigen bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua yang sudah ISPA atau sudah tidak sanggup. Bisa masuk ke kamp khusus agar terbebas dari asap,” ujar Daniel dilansir dari laman DPR RI, pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Politikus Fraksi PKB itu menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas dalam penanganan karhutla. Menurutnya, pemerintah perlu bergerak lebih cepat, tidak hanya memadamkan api, tetapi juga memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai.

“Ya, tentu kita minta pemerintah bekerja bergerak superkilat, lebih dobel gardan. Karena ini sudah tiga bulan, sudah hampir empat bulan. Kita tidak boleh membiarkan masyarakat berlama-lama hidup di tengah asap yang mereka hirup,” katanya.

Selain menyediakan tempat perlindungan khusus, Daniel meminta pemerintah memastikan ketersediaan masker, akses oksigen, serta pelayanan kesehatan bagi warga terdampak.

Fasilitas tersebut dinilai penting untuk membantu masyarakat yang rentan mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla. (*)

Tombol Google News

Tags:

Karhutla Kalimantan DPR RI Kamp Oksigen . Daniel Johan