Kopi Dikaitkan dengan Risiko Fibrosis Hati Lebih Rendah, Ini Penjelasan Pakar Kesehatan

10 Oktober 2026 14:20 10 Okt 2026 14:20

Thumbnail Kopi Dikaitkan dengan Risiko Fibrosis Hati Lebih Rendah, Ini Penjelasan Pakar Kesehatan

Ilustrasi secangkir kopi hangat. (Pixabay)

KETIK, JAKARTA – Kebiasaan minum kopi tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga konsentrasi. Sejumlah penelitian juga menemukan hubungan antara konsumsi kopi dan risiko penyakit hati yang lebih rendah, termasuk fibrosis dan sirosis.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, dr. Widya Khairunnisa Sarkowi, menjelaskan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat bagi kebanyakan orang dewasa.

Ia meluruskan anggapan bahwa kopi selalu berdampak buruk bagi hati. Menurutnya, bukti ilmiah justru menunjukkan hubungan antara konsumsi kopi dan risiko fibrosis hati yang lebih rendah.

“Salah satu anggapan yang paling sering muncul adalah bahwa kopi dapat merusak hati. Pada konsumsi yang wajar, bukti ilmiah justru menunjukkan bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan risiko fibrosis hati yang lebih rendah.”

Widya mengungkapkan, sejumlah penelitian menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi kopi cenderung memiliki risiko lebih rendah mengalami fibrosis hati, yaitu kondisi ketika jaringan hati mengalami pembentukan jaringan parut. Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan risiko sirosis yang lebih rendah.

Salah satu penelitian terhadap pasien perlemakan hati mengaitkan konsumsi kopi dengan risiko fibrosis yang lebih rendah sekitar 35 persen. Namun, angka tersebut berasal dari penelitian tertentu sehingga tidak dapat langsung diterapkan pada semua orang.

“Penelitian oleh Bravi et al juga menemukan bahwa konsumsi kopi menurunkan risiko penyakit hati, termasuk kanker hati, meskipun penelitian yang ada masih perlu dikonfirmasi melalui penelitian dengan subjek yang lebih besar,” kata dr. Widya.

Temuan tersebut menunjukkan adanya potensi hubungan antara konsumsi kopi dan kesehatan hati. Meski demikian, hubungan dalam penelitian tidak otomatis membuktikan bahwa kopi secara langsung mencegah fibrosis, sirosis, atau kanker hati.

Karena itu, masyarakat tidak sebaiknya mengandalkan kopi sebagai satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan hati. Pola makan seimbang, pengendalian berat badan, olahraga, serta pengelolaan penyakit metabolik tetap memegang peranan penting.

Selain mempertimbangkan potensi manfaatnya, masyarakat juga perlu mengatur jumlah kopi yang diminum. Kandungan kafein berbeda menurut jenis dan ukuran sajian, sehingga batas konsumsi harian perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kopi Kesehatan Hati manfaat kopi Batas Aman Kafein Fibrosis Hati Detoks Hati Gaya hidup sehat