BNPB: Luas Karhutla di Sumatera Tinggal 23 Hektare, Kalimantan Masih 1.566 Hektare

27 Oktober 2026 20:45 27 Okt 2026 20:45

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail BNPB: Luas Karhutla di Sumatera Tinggal 23 Hektare, Kalimantan Masih 1.566 Hektare

BNPB mencatat luas karhutla di tiga provinsi Kalimantan mencapai 1.566 hektare per Selasa, 27 Oktober 2026, sedangkan di Sumatera tersisa 23 hektare di Sumatera Selatan. (Foto: Youtube BNPB Indonesia)

KETIK, JAKARTA – Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera mengalami penurunan hingga tersisa 23 hektare.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa, 27 Oktober 2026, kebakaran tersebut seluruhnya berada di Sumatera Selatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers BNPB, Selasa, 27 Oktober 2026.

"Hanya satu provinsi, yaitu Sumatera Selatan, saat ini dilaporkan kejadian karhutla dengan luas sebesar 23 hektare. Kita berharap di provinsi ini akan sama dengan provinsi lain menjadi kosong, terutama karena disebabkan oleh hujan alamiah," kata Berton.

Berbeda dengan Sumatera, kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan masih tercatat di tiga provinsi, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan. Total luas lahan terbakar di ketiga provinsi tersebut mencapai 1.566 hektare.

Angka itu turun sekitar 50 persen dibandingkan laporan BNPB pada Senin, 26 Oktober 2026, yang mencatat luas karhutla di Kalimantan mencapai 3.392 hektare.

"Angka ini sebenarnya jauh berkurang sekitar 50 persen dari angka kemarin yang kami sampaikan," ujar Berton.

Berdasarkan data BNPB, Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan luas karhutla terbesar, yakni 1.140 hektare.

Berikutnya, Kalimantan Barat mencatat 391 hektare dan Kalimantan Selatan 35 hektare.

BNPB berharap hujan alami segera turun di wilayah yang masih mengalami karhutla.

Jika diperlukan, lembaga tersebut juga siap melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) melalui penyemaian garam untuk membantu memicu hujan.

"Kami juga tentu akan melakukan penyemaian garam apabila memang ini dibutuhkan untuk memanen hujan yang memang saat ini dapat kita lakukan," katanya.

Untuk penanganan di darat, BNPB menyiagakan sekitar 51.057 personel di empat provinsi, yakni Kalimantan Tengah sebanyak 16.387 personel, Kalimantan Barat 14.458 personel, Sumatera Selatan 12.285 personel, dan Kalimantan Selatan 7.927 personel.

Personel tersebut disiapkan untuk mendukung penanganan karhutla sesuai kebutuhan di lapangan.

BNPB juga menyiapkan berbagai peralatan pemadaman, antara lain selang isap, pompa, mesin, nozzle, dan masker.

Sementara itu, penanganan melalui jalur udara didukung 61 unit armada yang berstatus siaga maupun beroperasi.

Dari jumlah tersebut, 24 unit digunakan untuk patroli dan operasi modifikasi cuaca, sedangkan 37 helikopter disiapkan untuk pemadaman melalui water bombing.

Berdasarkan data BNPB per Senin, 26 Oktober 2026, sebanyak 52 unit armada ditempatkan di enam provinsi prioritas.

Rinciannya, Kalimantan Selatan 14 unit, Kalimantan Tengah 10 unit, Sumatera Selatan 10 unit, Kalimantan Barat sembilan unit, Riau lima unit, dan Jambi empat unit.

Sembilan unit lainnya disiagakan di luar provinsi prioritas, yakni Jawa Timur dua unit, Lampung dua unit, Jawa Tengah dua unit, Jawa Barat satu unit, Kalimantan Timur satu unit, dan Papua Selatan satu unit.

Sebagian armada tersebut merupakan hasil pemindahan dari sejumlah wilayah lain.

Operasi modifikasi cuaca juga masih berlangsung di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.

Di Kalimantan Tengah, penyemaian dilakukan sebanyak sembilan sorti dengan total 14.400 kilogram garam.

Hujan dilaporkan turun di Kota Palangka Raya, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Barito Utara, dan Pulang Pisau.

Adapun di Sumatera Selatan, penyemaian dilakukan sebanyak lima sorti dengan total 8.400 kilogram garam.

Hujan turun di sebagian besar wilayah, termasuk hujan deras di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Banyuasin.

Sementara itu, hujan juga dilaporkan turun di Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan tanpa pelaksanaan OMC.

BNPB terus menyiagakan personel dan armada untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah yang masih terdampak.(*)

Tombol Google News

Tags:

Karhutla Bnpb Sumatera Selatan Kalimantan Tengah kalimantan barat Kalimantan Selatan Kebakaran hutan Modifikasi Cuaca water bombing penanganan bencana Berita Nasional Info Indonesia