KETIK, BONDOWOSO – Pasca sertijab bupati dan wakil bupati baru, Pemkab Bondowoso bergerak cepat menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Yakni dengan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RPJMD Tahun 2025-2029.
Acara yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) itu dilaksanakan di Ruang Kopi Robusta 1, Senin, 10 Maret 2025.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i berharap kegiatan ini benar-benar memperhatikan masukan dan saran dari masyarakat sehingga keinginan dan harapan mereka dapat terakomodir dengan baik.
"Artinya tidak hanya sebatas acara formalitas. Kita mengabdi untuk masyarakat, tidak ada yang lain," urainya.
Selain itu, ia memastikan sinkronisasi visi misi bupati dan wakil bupati juga dimasukkan dalam kegiatan tersebut serta dapat rampung sesuai dengan target waktu yang ditentukan.
" Bismillah," ungkapnya singkat.
Sementara itu, Plt. Kepala BP4D Kabupaten Bondowoso, Anisatul Hamidah mengatakan kegiatan ini merupakan sarana untuk menerima masukan-masukan dari masyarakat.
Dimana hal tersebut akan disinkronkan dengan Asta Cita Presiden RI, Nawa Bhakti Setya Provinsi Jawa Timur, dan visi-misi Kabupaten Bondowoso.
"Sehingga harapannya hari ini kita akan menerima masukan-masukan dari masyarakat, nanti akan kita sesuaikan dengan tahapan-tahapan yang sudah kami sampaikan," terangnya.
Perempuan yang menjabat sebagai Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso tersebut melanjutkan bahwa nantinya juga akan disampaikan kepada DPRD untuk dibahas bersama untuk disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur.
"Kemudian ada review dan sebagainya sampai dengan maksimal 20 Agustus atau sesuai dengan regulasi, 6 bulan setelah pelantikan bupati wakil bupati, itu harus tersusun RPJMD 2025-2029," imbuhnya.
Untuk itu, pihaknya optimis sebelum 20 Agustus 2025, Bondowoso telah memiliki Perda RPJMD 2025-2029. Adapun partisipasi masyarakat diharapkan dapat diakomodir semaksimal mungkin sesuai dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati yang akan diteruskan ke dalam skala prioritas perangkat daerah masing-masing.
"Ya harapannya seluruh aspirasi masyarakat itu akan kita akomodir untuk menjadi prioritas di perangkat daerah," lanjut Anis.
Sehingga disebutnya, partisipasi masyarakat tidak hanya pada saat perancanaan namun juga implementasi pembangunan.
Sebelum itu, pada saat Sertijab bupati Bondowoso pada 6 Maret 2025. Wagub mengingatkan soal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam waktu dekat untuk segera diselesaikan.
Menurutnya, RPJMD harus linier dengan program pemerintah provinsi dan pusat sesuai dengan apa yang ingin dicapai oleh Presiden Prabowo Subianto, yakni delapan misi Asta Cita.
"RPJMD harus konsisten dengan visi misi kepala daerah, pemerintah provinsi dan pusat yakni program Asta Cita," pungkasnya. (*)
Pemkab Bondowoso Gelar Forum Konsultasi Publik untuk RPJMD
10 Maret 2025 20:30 10 Mar 2025 20:30
Haryono, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Kepala Dispendukcapil Bondowoso, Agung Trihandono saat menandatangani berkas di hadapan Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Safi'i di acara FKP hari ini (Humas Pemkab for ketik.co.id)
Tags:
Bondowoso Presiden Prabowo Asta Cita Nawa Bhakti Setya Provinsi Jawa Timur Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD BondowosoBaca Juga:
Kritik Kebijakan MBG Berujung Laporan Polisi, Aliansi Advokat Yogyakarta Layangkan Petisi Bela Tiyo ArdiantoBaca Juga:
Gencar Cegah Perundungan di Sekolah, Kanit PPA Polresta Malang Kota Raih Penghargaan dari PresidenBaca Juga:
Kabar Gembira! Ribuan Rumah di Kabupaten Malang Dibedah Lewat Program 3 Juta Rumah Presiden PrabowoBaca Juga:
HUT Bhayangkara ke-80: Polisi Inspiratif Lamongan Pak Purnomo Terima Penghargaan dari Presiden PrabowoBaca Juga:
Presiden Prabowo Apresiasi Polri Dukung Ketahanan Pangan, Termasuk Pengembangan Sektor JagungBerita Lainnya oleh Haryono
5 Juli 2026 21:09
Alumni UIN KHAS Jember Tembus Jurnal Scopus Q1, Soroti Mandeknya Pemenuhan Hak Kerja Penyandang Disabilitas
5 Juli 2026 20:50
Aksi Nyata untuk Masyarakat, MWCNU Tegalampel dan Klinik Al-Fatih Khitankan 100 Anak Gratis
3 Juli 2026 17:20
Prof Sahiron Dorong Percepatan Penjaringan Rektor Definitif, Ajak Sivitas UIN KHAS Jember Perkuat Sinergi
2 Juli 2026 17:03
Persempit Gerak Bandar Narkoba, Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Sabu dalam Sebulan
2 Juli 2026 15:16
Wakil Rektor UIN KHAS Jember: PPL Harus Jadi Ajang Mengasah Kompetensi, Bukan Sekadar Formalitas
.png)