KETIK, BONDOWOSO – Suasana bangga dan penuh haru menyelimuti Pendopo Raden Bagus Asra Bondowoso saat putra-putri terbaik daerah yang telah mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) disambut langsung oleh Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid.
Penyambutan tersebut menjadi bentuk penghormatan Pemerintah Kabupaten Bondowoso atas dedikasi para pelajar yang sukses membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional dan Provinsi Jawa Timur pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Tidak hanya menjalankan tugas sebagai pengibar Sang Merah Putih, para anggota Paskibraka tersebut juga dinilai telah menunjukkan disiplin, ketangguhan, serta semangat kebangsaan yang patut menjadi teladan bagi generasi muda Bondowoso.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, Polres, Kejari, jajaran Forkopimda, para Asisten Sekretaris Daerah, perangkat daerah terkait, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kepala sekolah, hingga para wali murid.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Bondowoso memberikan apresiasi kepada Angelica Theona Putri, siswi SMA Negeri 1 Tenggarang yang dipercaya menjadi Paskibraka Tingkat Nasional.
Apresiasi juga diberikan kepada Ahmad Akbar Arifin dan Ranaya Aquerra Buditya, siswa dan siswi SMA Negeri 2 Bondowoso yang bertugas sebagai Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, Karina Nur Kamaila, siswi SMA Negeri 2 Bondowoso, turut menjadi perwakilan dari 76 anggota Paskibraka Kabupaten Bondowoso yang telah menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Abdul Hamid Wahid menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih atas perjuangan dan pengabdian para pelajar tersebut. Menurutnya, keberhasilan mereka menembus berbagai tingkatan Paskibraka menjadi bukti bahwa generasi muda Bondowoso memiliki kemampuan dan potensi untuk bersaing serta tampil di panggung yang lebih luas.
“Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Bondowoso. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah maupun bangsa,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, pengalaman menjadi Paskibraka harus menjadi titik awal untuk membentuk karakter dan masa depan yang lebih baik. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, kekompakan, dan nasionalisme yang diperoleh selama proses pendidikan dan pelatihan diminta terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati juga berpesan agar para anggota Paskibraka tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih. Mereka diminta tetap rendah hati, terus belajar, serta memiliki kegigihan dalam mengejar cita-cita.
“Jangan berhenti hanya karena sudah pernah mengibarkan Merah Putih. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus tumbuh, berprestasi, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” pesannya.
Selain itu, generasi muda Bondowoso juga diajak untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat persatuan, serta menjaga semangat cinta tanah air di tengah berbagai tantangan zaman.
Penyambutan tersebut menjadi momentum penghargaan sekaligus pengingat bahwa dari Bondowoso lahir generasi muda yang siap mengabdi untuk negeri.
Dari tingkat kabupaten, menembus Provinsi Jawa Timur, hingga tampil di tingkat nasional, para Paskibraka itu kini pulang membawa satu kebanggaan: Merah Putih pernah berkibar di pundak putra-putri terbaik Bondowoso.(*)
.png)