KETIK, PAGAR ALAM –>Ancaman genangan saat musim hujan mulai diantisipasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam. Kali ini, kawasan Pasar Tradisional Modern (PTM) Terminal Nendagung Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi sasaran pembersihan dan normalisasi drainase, Jum’at (18/9).
Tak hanya mengerahkan jajaran terkait, kegiatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Pagar Alam Sumsel H. Ludi Oliansyah. Pembersihan difokuskan pada lingkungan sekitar kawasan PTM Nendagung, terutama saluran air yang menjadi jalur penting untuk menjaga kelancaran aliran air saat hujan turun.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif agar saluran air tidak mudah tersumbat yang dapat memicu munculnya genangan.
Terlebih, memasuki musim hujan, peningkatan curah hujan berpotensi membuat drainase bekerja lebih berat.
Kak Ludi menegaskan, kebersihan saluran air tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.
Baca Juga:
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Raih Penghargaan The Inspiring Food Security PioneerPeran masyarakat, terutama warga dan pedagang di sekitar kawasan pasar, sangat dibutuhkan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran drainase.
Menurut Wako, pembersihan drainase secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk meminimalkan risiko penyumbatan sekaligus menjaga lingkungan pasar tetap nyaman.
“Dengan rutin membersihkan saluran air, kita harapkan alirannya tetap lancar sehingga risiko genangan dapat diminimalkan,” katanya.
Selain sebagai langkah menghadapi musim hujan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menciptakan kawasan PTM Nendagung Kota Pagar Alam Sumsel yang lebih bersih, nyaman dan aman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar.
Baca Juga:
KAI Daop 7 Madiun Amankan Aset Senilai Rp10,8 Miliar Lewat Sertifikasi LahanPemkot Pagar Alam Sumsel pun mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Sebab, saluran air yang bersih bukan hanya membantu mencegah genangan, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan pasar yang sehat dan tertata.