KETIK, MALANG – Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan pagelaran Trendversity 2026 bertajuk "Envision: Essence of Nusantara Visionary Innovation" pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Kegiatan ini memberikan wadah kreativitas bagi mahasiswa dalam mengembangkan desain busana modern berbasis wastra Nusantara sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke kancah internasional.
Sorot lampu yang gemerlap dan sorak-sorai penonton menghiasi pagelaran tersebut. Ajang ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas melalui desain busana yang berakar pada kekayaan wastra Nusantara.
Ketua Pelaksana Trendversity 2026 Envision, Bulan Bunga Rahayu menyampaikan rasa optimistis bahwa keberagaman seni, tradisi, dan corak budaya Indonesia dapat mengantarkan fashion khas Nusantara menuju persaingan global.
“Kami berharap fashion bercorak wastra dan keanekaragamannya bisa berkembang dan bersaing seiring dinamika fashion global,” ujar Bulan Bunga Rahayu.
Baca Juga:
Cegah Sampah Hanyut ke Kabupaten Malang, DLH Kota Malang Wacanakan Jaring Penahan SungaiDalam Trendversity 2026 Envision, mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana berhasil menghasilkan 76 desain signature dan 152 desain ready-to-wear dari 76 desainer. Kegiatan ini menjadi ruang mengembangkan kreativitas desain bagi mahasiswa.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menegaskan bahwa Trendversity menjadi wadah pengembangan kreativitas mode yang selaras dengan kebutuhan dan minat masyarakat.
“Sebagaimana makna mode yang berkembang pada setiap zaman dan daerah, Prodi S1 Tata Busana dapat berkembang dan berkreativitas melalui Trendversity berdasarkan kebutuhan dan minat yang berkembang dalam masyarakat,” tegasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, S.E., M.M., sebagai perwakilan Wali Kota Malang, menyampaikan bahwa Trendversity 2026 Envision sejalan dengan visi Kota Malang sebagai kota ekonomi kreatif yang berorientasi pada daya saing global.
Baca Juga:
Opsi Tukar Guling Warnai Keberlanjutan Nasib 3 Sekolah di Lahan Milik UM“Bagi Kota Malang, Envision sejalan dengan visi kota sebagai kota ekonomi kreatif dalam jajaran UNESCO,” tuturnya.
Melalui Trendversity 2026 Envision, UM mengukuhkan komitmennya dalam mendorong kreativitas mahasiswa di bidang desain mode berbasis kekayaan budaya.
UM menegaskan kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi dan inovasi, tetapi juga membuka peluang pengembangan potensi ekonomi kreatif melalui pemanfaatan wastra Nusantara.
Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui pengembangan kreativitas, keterampilan, dan potensi mahasiswa yang berpeluang mendukung pertumbuhan industri mode serta ekonomi kreatif berbasis budaya.(*)