KETIK, MALANG – Kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele ternyata memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Salah satunya adalah tertawa. Aktivitas yang dilakukan hampir setiap hari ini tidak hanya menjadi bentuk ekspresi kebahagiaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi tubuh.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tertawa dapat memberikan efek fisiologis yang menyerupai aktivitas olahraga ringan. Bahkan, beberapa kajian menyebutkan bahwa tertawa selama satu menit dapat memberikan manfaat yang sebanding dengan bersepeda selama 15 menit.

Penelitian yang dilakukan mahasiswa keperawatan UIN Alauddin Makassar mengungkapkan bahwa terapi tertawa berpotensi membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.

Penelitian tersebut menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann–Whitney untuk menganalisis hasil penelitian.

Hipertensi sendiri ditandai dengan tekanan darah sistolik mencapai sedikitnya 140 mmHg atau tekanan darah diastolik minimal 90 mmHg.

Baca Juga:
Terlalu Banyak Fruktosa Bisa Picu Asam Urat hingga Hipertensi, Ini Penjelasan Pakar

Pada kondisi tersebut, terapi tertawa dinilai mampu membantu memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh, serta memberikan efek relaksasi yang mendukung proses pemulihan.

Selain itu, tertawa juga dapat merangsang pelepasan hormon endorfin yang berperan dalam mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan menjaga kesehatan jantung.

Dengan berbagai manfaat tersebut, tertawa tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang mudah dilakukan oleh siapa saja. (*)

Baca Juga:
Kasus Hipertensi Dominan di Kota Malang, Wahyu Hidayat: Faktor Gaya Hidup