KETIK, TUBAN – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Pelayaran Hasan Besari Sawahan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, dimanfaatkan bukan hanya untuk mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter dan memperkuat nilai-nilai keislaman para peserta didik baru.
Sebanyak 23 taruna dan taruni baru tahun ajaran 2026/2027 mengikuti rangkaian MPLS yang dirancang untuk membangun mental, disiplin, serta akhlak sebagai bekal menghadapi dunia pendidikan vokasi dan dunia kerja.
Ketua Yayasan SMK Pelayaran Hasan Besari, Moh. Zainuddin atau yang akrab disapa Bang Jay, mengatakan pendidikan karakter menjadi prioritas sejak hari pertama siswa memasuki lingkungan sekolah.
"Kami berkomitmen mencetak lulusan yang kompeten, kreatif, berakhlak mulia, yang mampu bersaing di dunia kerja serta menuntun siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi," ujarnya.
Sekolah yang berdiri sejak 2023 itu saat ini memiliki sekitar 86 siswa yang tersebar di kelas X, XI, dan XII.
Baca Juga:
Gadget Jangan Sampai Membelenggu, Wabup Sleman Ajak Siswa Kembali Andalkan Akal SehatMeski belum memiliki lulusan, SMK Pelayaran Hasan Besari terus mengembangkan konsep pendidikan yang memadukan kompetensi vokasi dengan pembinaan spiritual.
Saat ini sekolah membuka dua program keahlian, yakni Nautika Kapal Ikan yang membekali siswa dengan keterampilan mengoperasikan kapal perikanan secara profesional, serta Agribisnis Pengolahan Hasil Ikan yang berfokus pada teknologi pengolahan, pengendalian mutu, hingga pemasaran produk perikanan.
Bang Jay juga mengungkapkan rencana pengembangan sekolah dengan membuka program keahlian baru.
Baca Juga:
Tanamkan Disiplin Sejak Bangku Sekolah, Satlantas Polres Malang Edukasi Pelajar soal Keselamatan"Insyaallah, tahun depan kami akan membuka jurusan baru, yaitu Teknik Audio Video. Mohon doa restunya," katanya.
Untuk menunjang kenyamanan belajar, sekolah menyediakan musala berbahan kayu yang menjadi tempat ibadah sekaligus ruang relaksasi bagi siswa.
Di sisi lain, pembangunan asrama bagi para taruna juga terus dikebut sebagai bagian dari peningkatan fasilitas pendidikan.
Dalam mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, SMK Pelayaran Hasan Besari telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan dan lembaga pelatihan, di antaranya PT ICS Tuban, LPK Momiji Gakuen, PT Sekai Hikari, serta program penempatan kerja ke Jepang melalui PT SEII.
Selain pembelajaran akademik, sekolah juga memperkuat berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, pengembangan teknologi informasi, tata rias, hingga kajian keagamaan.
Bang Jay berharap sekolah yang dipimpinnya mampu menjadi salah satu pusat pendidikan vokasi unggulan di wilayah Tuban Selatan.
"Harapan kami, sekolah ini dapat mencetak lulusan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan mumpuni, dengan dibekali akhlak mulia sehingga mampu bersaing di era global," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Siti Muthoharoh, menjelaskan MPLS dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, dengan materi yang tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, para taruna diwajibkan melaksanakan salat Zuhur berjamaah, mengikuti pembacaan rutin kitab klasik Ratib Al-Rifa'i, serta mendapatkan pembelajaran muatan lokal tentang Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dan ke-NU-an.
"Dengan pembiasaan tata cara berbasis keislaman, kami berharap ketika kembali beradaptasi dengan masyarakat, lulusan Hasan Besari dapat memberikan manfaat, memiliki akhlak mulia, dan menjadi pribadi yang religius," ujar Siti Muthoharoh.
Melalui konsep pendidikan yang memadukan keterampilan vokasi, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai keagamaan, SMK Pelayaran Hasan Besari optimistis mampu mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia kerja tanpa meninggalkan jati diri dan akhlak yang baik.(*)