KETIK, PAGAR ALAM – Wali Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Ludi Oliansyah, melantik dan mengambil sumpah/janji sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam Sumsel, Jumat (4/9).

Pelantikan yang berlangsung di Ruang Rapat Besemah Due (II), Kantor Wali Kota Pagar Alam Sumsel tersebut mencakup Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator hingga Jabatan Fungsional.

Sejumlah pejabat hadir menyaksikan prosesi tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Pagar Alam Sumsel Hj. Bertha, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam, para Asisten dan Staf Ahli Wali Kota, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para kepala bagian di lingkungan Pemkot Pagar Alam Sumsel.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ludi menegaskan, rotasi dan perombakan jabatan yang dilakukan merupakan bagian dari pembenahan struktur birokrasi pemerintahan.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak didasari kepentingan maupun latar belakang lain, melainkan sebagai bagian dari dinamika organisasi dan kebutuhan pemerintahan.

Baca Juga:
Tagihan Listrik Warga Abdya Tembus Rp1 Juta, PLN Akui Ada Kesalahan Pencatatan

“Perombakan dan rotasi jabatan ini murni sebagai langkah pembenahan struktur birokrasi, bukan didasari oleh latar belakang lain,” tegas Ludi.

Ia menjelaskan, rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam roda pemerintahan. Selain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan pejabat yang memasuki masa purna tugas atau pensiun, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan regenerasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pagar Alam Sumsel.

Ludi meminta pejabat yang baru dilantik tidak hanya melihat jabatan sebagai sebuah posisi, tetapi juga sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia berpesan agar seluruh pejabat senantiasa menjaga integritas, profesionalitas serta marwah sebagai ASN sekaligus bagian dari eksekutif pemerintahan.

Baca Juga:
Kebakaran Pecah di Jampit, Kapolres Bondowoso Pimpin Perburuan Titik Api

“Jabatan ini adalah amanah. Karena itu, saya minta seluruh pejabat yang dilantik dapat menjaga integritas dan marwah sebagai ASN maupun eksekutif,” ujarnya.

Lebih jauh, Wako Ludi mengingatkan bahwa tugas utama ASN adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Setiap kebijakan, program kerja maupun tindakan yang dilakukan pemerintah harus memiliki asas manfaat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan birokrasi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Pagar Alam Sumsel.

“Yang kita perjuangkan itu adalah kepentingan jeme (masyarakat) banyak, bukan kepentingan pribadi dan golongan kita,” katanya.

Ludi juga menyampaikan pesan penting kepada jajaran ASN agar mampu mengendalikan diri dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Ia menilai tantangan terbesar dalam menjalankan amanah jabatan bukan berasal dari orang lain maupun lawan politik, melainkan dari diri sendiri.

“Musuh terberat kita itu bukan orang lain, bukan lawan politik, melainkan diri kita sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ludi turut mengajak seluruh ASN Pemkot Pagar Alam Sumsel untuk mengesampingkan perbedaan politik. Menurutnya, kontestasi politik telah selesai dan seluruh elemen pemerintahan kini memiliki tanggung jawab yang sama, yakni membangun daerah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia berharap pejabat yang baru dilantik mampu segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab barunya, memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah, serta menjaga stabilitas politik dan pemerintahan di Kota Pagar Alam Sumsel.

“Jangan lagi ada sekat-sekat perbedaan. Kita harus bersatu, bekerja dan membangun daerah. Orientasi kita adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat,” pungkasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kinerja birokrasi sekaligus mendorong terwujudnya pemerintahan yang lebih solid, profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Kota Pagar Alam.