KETIK, ASAHAN – Aparat Polda Sumatera Utara mengawal ketat seluruh mobil tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang didistribusikan ke sejumlah SPBU di Kota Medan. Pengawalan yang berlangsung sejak Kamis, 16 Juli 2026 hingga hari ini tersebut berjalan lancar.

‎Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan aman, lancar, dan tepat waktu sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

‎Selain mengawal perjalanan mobil tangki BBM, personel kepolisian juga ditempatkan di sejumlah SPBU untuk melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas. 

‎Langkah tersebut bertujuan mengantisipasi kepadatan kendaraan, menjaga ketertiban masyarakat yang melakukan pengisian BBM, serta memastikan aktivitas di sekitar SPBU tetap berjalan dengan aman dan kondusif.

‎Berkat pengawalan dan pengamanan yang dilakukan secara intensif, proses distribusi BBM ke berbagai SPBU di Kota Medan berlangsung lancar. 

Baca Juga:
Seluruh SPBU Ditargetkan Sudah Jual Biodiesel B50 Mulai 1 Oktober 2026

‎Dari pantauan awak media, antrian kendaraan yang sebelumnya menyebabkan kepadatan mulai berkurang, sehingga arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan kembali normal dan kemacetan dapat diminimalisasi.

‎Masyarakat Kota Medan juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kesigapan jajaran kepolisian yang telah bekerja keras mengawal distribusi BBM serta menjaga keamanan di setiap SPBU.

‎"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak dan Ibu Polisi yang telah mengawal mobil tangki BBM hingga tiba di SPBU dan mengamankan proses pengisian. Kehadiran polisi membuat antrean lebih tertib, lalu lintas kembali lancar, dan masyarakat merasa lebih nyaman," kata Fahri, salah seorang warga setempat.

Melalui pengawalan yang dilakukan secara profesional dan humanis, kepolisian menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga:
Diduga Jadi 'Raja Minyak' Halmahera Selatan, Pertamina Sebut Ino Cuma Driver Tangki

‎"Terutama dalam menjaga kelancaran distribusi BBM, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kota Medan," ujarnya. (*)