KETIK, SURAKARTA – Persebaya bersiap untuk menjalani laga debut di I League Cup 2026 melawan Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari Solo, Selasa, 3 November 2026.

Menjelang pertandingan, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menginstruksikan pemainnya untuk tidak menyepelekan calon lawannya itu, walaupun berkompetisi di Liga 2.

"Besok akan menjadi pertandingan yang sulit menghadapi Kendal Tornado FC dimana Kendal belum pernah kalah dan sudah mencetak 16 gol. Kendal merupakan tim yang kan menyulitkan Persebaya," kata Tavares dalam konferensi pers, Senin, 2 November 2026.

Ia juga memprediksi bahwa Kendal Tornado FC bakal menyulitkan Persebaya karena mereka memiliki motivasi berlipat saat melawan Bajul Ijo dihadapan suporter sendiri.

"Kendal adalah tim yang bisa bermain dengan empat harus pertahanan, empat pemain di garis pertahanan maupun lima pemain di garis pertahanan," ungkapnya.

Baca Juga:
Kantor SAR Surabaya Gembleng 41 Rescuer lewat Pelatihan Medical First Responder Selama Tiga Pekan

Tavares juga mengungkapkan, pada laga besok siapapun tim yang menang akan memiliki keuntungan di babak berikutnya. 

Pada kesempatan yang sama, pelatih asal Portugal itu juga mengeluhkan jadwal kompetisi yang padat dimana sebelumnya Persebaya baru saja bertanding melawan Persijap.

"Kami memiliki satu hari lebih sedikit untuk recovery dan menjadi sangat sulit karena Persebaya menjalani pertandingan tandang," tuturnya.

Pemain Persebaya, Rachmat Irianto menyetujui dengan pernyataan Bernardo Tavares.

Baca Juga:
Toilet Masjid Al-Akbar Surabaya Bikin Pejabat NTB Mlongo, Sebut Serasa di Hotel

Dirinya dan rekan-rekan Bajul Ijo lainnya siap menjalani pertandingan melawan Kendal Tornado FC.

"Jadi teman-teman dan para pelatih fokus untuk pertandingan besok dan akan berjuang dan memenangkan pertandingan karena kami tahu sendiri Kendal Tornado memiliki empat kemenangan dan empat seri, mereka belum pernah kalah di Liga 2," ungkapnya.

Kondisi ini menurut pemain yang akrab disapa Rian, berbanding terbalik dengan Persebaya dimana mereka tampil tidak konsisten. Bajul Ijo baru saja hampir kalah, ketika melawan Persijap.

"Situasi yang dialami Persebaya saat ini memang sedikit sulit dan banyak tekanan dimana-mana. Tapi kami akan mencoba yang terbaik dengan memenangkan pertandingan," tegas Rian.(*)