KETIK, MALANG – Kepengurusan Takmir Masjid Hidayatul Khoir Gasek, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, periode 2026–2030 resmi dikukuhkan. Pelantikan berlangsung Senin, 24 Agustus 2026, sekaligus menjadi penutup rangkaian Safari Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipusatkan di Masjid Hidayatul Khoir.
Pelantikan menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan pengabdian serta meningkatkan kemanfaatan masjid bagi masyarakat.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang, K.H. Asif Budairi, M.Ag., bersama Wakil Sekretaris PCNU Kota Malang, Dr. H. Alfin Mustikawan, M.Pd. Prosesi tersebut disaksikan ratusan jamaah dan santri Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek yang hadir dalam puncak sekaligus penutupan Safari Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sebanyak 59 orang dikukuhkan sebagai pengurus. Mereka menempati posisi pelindung, penasihat, ketua, wakil ketua, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara, wakil bendahara, serta koordinator dan anggota 11 bidang kepengurusan.
Pembentukan kepengurusan baru ini merupakan tindak lanjut dari proses pemilihan Ketua Takmir dan Tim Formatur yang berlangsung secara demokratis pada Senin (10/8/2026).
Baca Juga:
Perkuat Sinergi Ulama dengan Polisi, Kapolresta Malang Kota Bahas LGBT hingga Pencegahan Kekerasan SeksualLurah Karangbesuki yang hadir dalam pelantikan menegaskan bahwa masjid memiliki posisi strategis sebagai pusat kegiatan masyarakat. Karena itu, setiap program yang dijalankan pengurus diharapkan memberikan dampak nyata bagi warga.
“Saya selaku Lurah Karangbesuki mengucapkan selamat kepada pengurus Takmir Masjid Hidayatul Khoir Gasek yang malam ini dilantik. Harapannya, program kerja pengurus baru berorientasi kepada pelayanan kepada masyarakat sehingga masjid menjadi milik semua warga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh setiap warga,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Hidayatul Khoir periode 2026–2030, Taufiqur Rahman, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat dalam seluruh rangkaian proses pembentukan kepengurusan baru, mulai dari pemilihan hingga pelantikan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang turut serta dalam kesuksesan proses pemilihan yang sangat demokratis hingga proses pelantikan yang penuh dengan kedamaian. Mohon kami, pengurus baru, diberi masukan agar kami dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Baca Juga:
Syarat Masuk Stadion Gajayana Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Wajib Miliki UndanganDukungan juga disampaikan Wakil Ketua PCNU Kota Malang, K.H. Asif Budairi. Ia berharap seluruh pengurus dapat bekerja bersama dan menghadirkan berbagai inovasi untuk memakmurkan masjid sekaligus memperluas manfaatnya bagi umat.
“Selamat untuk semua pengurus. Kami dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Malang mendukung penuh kegiatan Masjid Hidayatul Khoir. Kami berharap semua pengurus bergerak bersama, tidak hanya ketua dan sekretaris, untuk membuat terobosan baru demi kemakmuran masjid dan kemaslahatan umat,” pesannya.
Ia optimistis kepengurusan baru yang terbentuk merupakan kader terbaik Gasek yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Saya yakin, susunan pengurus baru yang dilantik hari ini merupakan kader terbaik Gasek yang dapat memberikan sumbangsih nyata untuk mewujudkan masyarakat religius, adil, sejahtera, lahir dan batin,” lanjutnya.
Pelantikan tersebut sekaligus menandai proses regenerasi kepemimpinan Takmir Masjid Hidayatul Khoir setelah ketua sebelumnya, Ustaz Warsito, wafat pada Januari 2026.
Di bawah kepemimpinan Taufiqur Rahman, kepengurusan baru menghadapi tantangan untuk menjaga keberlanjutan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru. Kolaborasi, keterbukaan, dan kemampuan merangkul seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menjalankan amanah tersebut.
Koordinator Bidang Peribadatan dan Dakwah Takmir Masjid Hidayatul Khoir Gasek, Ustaz Sudirman Hasan, mengatakan bersyukur proses pemilihan hingga pelantikan pengurus baru berjalan lancar dan kompak.
“Alhamdulillah, seluruh proses pemilihan hingga pelantikan berjalan lancar dan penuh kekompakan. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dalam menjalankan amanah dan memakmurkan masjid,” ujarnya.
Ke depan, Masjid Hidayatul Khoir diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berkembang sebagai ruang pembinaan, silaturahmi, pendidikan, dan pusat kemanfaatan bagi seluruh masyarakat Gasek. Dengan semangat kebersamaan, kepengurusan periode 2026–2030 diharapkan mampu menghadirkan program-program yang semakin dekat dengan kebutuhan umat.