KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan sejumlah fasilitas kesehatan di sejumlah rumah sakit yang dikelola pemerintah siap menangani kasus Influenza A.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Surabaya, dr. Billy Messakh. Ia menuturkan, bahwa fasilitas kesehatan pada dasarnya selalu siap melayani berbagai jenis penyakit.

Ia juga menanggapi isu kapasitas rumah sakit yang penuh. dr. Billy meluruskan, bahwa keterisian ruang rawat inap bukan disebabkan oleh lonjakan pasien Influenza A.

"Tidak ada ruang rawat inap yang penuh akibat influenza A, baik di RSUD dr. Mohammad Soewandhie maupun RSUD Eka Candrarini. Pasien lebih banyak berobat di rawat jalan atau puskesmas," jelas dr. Billy, Rabu, 23 September 2026.

Ia melanjutkan, Influenza A merupakan penyakit yang menyerupai flu biasa dan memiliki fatality rendah, "tidak menyebab kematian," imbuhnya.

Baca Juga:
Influenza Tembus 20 Kasus di Kota Malang, Superflu Mendominasi

Lebih lanjut, peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan flu di Surabaya disebut Dokter Billy mengalami kenaikan sekitar 10 hingga 15 persen.

Kenaikan ini, lanjutnya, terjadi pada periode Januari - Agustus menuju September. Namun, penambahan kasus tersebut, kata Dokter Billy masih dalam batas wajar dan penanganannya tidak sampai membutuhkan perawatan Intensif berskala besar seperti masa pandemi Covid-19.

"Treatment-nya sama seperti flu biasa, terapi biasa pasien sudah bisa sembuh. Kami tidak sampai memisahkan spesifikasi strain secara berlebihan seperti Covid-19 karena gejalanya bisa pulih dengan perawatan standar," lanjutnya.

Ia memberikan tips, mencegah agar tidak tertular influenza dengan selalu menjaga daya tahan tubuh di tengah pergantian musim. Dokter Billy juga meminta masyarakat tidak panik, tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu atau rumor yang memicu kecemasan berlebih.

Baca Juga:
Kasus Influenza A Naik Drastis, Ini 6 Cara Mencegah Penularannya Menurut Pakar

“Jaga daya tahan tubuh dengan melakukan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan mengonsumsi asupan vitamin (seperti vitamin C),” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan kepada masyarakat apabila beraktivitas di kerumuman untuk selalu menggunakan masker, di tempat tertutup tau ketika merasa kurang sehat.

“Sebagai langkah pencegahan tambahan bisa juga melakukan vaksin influenza di faskes terdekat,” imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi sudah menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak berwenang, serta menyiapkan tenaga medis untuk memastikan faskes siap melayani warga.

"Kemarin sudah kami sampaikan bahwa seluruh rumah sakit harus berkoordinasi dengan pihak berwenang. Yang kedua, siapkan tenaga medisnya agar mampu menghadapi segala situasi" tegas Wali Kota Eri Cahyadi. (*)