KETIK, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan progres pembangunan underpass Dolog alias Taman Pelangi di Jl Ahmad Yani Surabaya. Dia menyebut saat ini pembebasan lahan sudah memasuki tahap akhir.
"Inilan sisa 16 persil sedang dalam tahap akhir di pengadilan. Pembayaran akan dilakukan sekitar bulan Februari-Maret 2025 nanti," jelas Eri, Sabtu 18 Januari 2025.
Eri menambahkan setelah proses pembebasan lahan selesai, pembangunan underpass Dolog ini rencananya akan dimulai pada pertengahan hingga akhir 2025 oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
"Setelah (pembebasan rampung) itu kita lakukan pembangunan. Kita menyampaikan hal itu kepada pemerintah pusat,” tambahnya.
"Sehingga nanti ditargetkan dipertengahan atau akhir sudah dikerjakan," imbuhnya.
Baca Juga:
Kuasa Hukum PT Unicomindo Layangkan Surat Peringatan Ke Pemkot Surabaya Terkait Pembayaran Sengketa Sampah Rp104 MPembangunan underpass Dolog sendiri merupakan proyek nasional yang bertujuan untuk memecah kemacetan lalu lintas yang kawasan tersebut. Khususnya meningkatkan aksesibilitas warga yang akan menuju ke Sidoarjo atau Kota lainnya di Jawa Timur.
"Karena kita tahu, itu adalah perlintasan sebidang yang selalu macet di jam-jam sibuk,” paparnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya Irvan Wahyudradjad menuturkan underpass Dolog merupakan salah satu proyek prioritas Pemkot Surabaya pada tahun 2025.
Underpass Dolog ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya Tahun 2021-2026.
Baca Juga:
Ini Daftar Lengkap 57 Pejabat Pemkot Surabaya Baru Dirotasi! Fikser Kadis DLH, eks Ajudan Risma Jadi Camat Dukuh Pakis"Jadi program-program yang sudah ada dalam RPJMD itu kita lakukan melalui pola pembiayaan baik APBD maupun alternatif lainnya,” pungkasnya. (*)