KETIK, LOMBOK TENGAH – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso melakukan kunjungan kerja dalam rangka percepatan pemulihan Desa Adat Sade pasca musibah kebakaran Agustus lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Susiwijono didampingi Asdep Pengembangan Pariwisata Herfan Brilianto dan Kepala Biro Dewan Nasional KEK Bambang Wijanarko.
Pembahasan teknis juga dilakukan bersama Pemerintah Provinsi NTB yang diwakili Asisten Daerah Lalu Moh Fauzal dan jajaran Pemerintah Provinsi NTB.
Dalam rilis yang diterima Ketik.com, kondisi Desa Adat Sade disebut terus menunjukkan kemajuan dan masa tanggap darurat telah berakhir pada 20 September 2026.
Hingga 9 Oktober 2026 sebanyak 40 dari 75 rumah adat telah dibangun kembali dan sudah terpasang atap. Pembangunan masjid, museum, bale bengong, dan toilet umum dalam proses pengerjaan.
Baca Juga:
5 Tahun MotoGP Mandalika Digelar Tak Lepas dari Peran Kemenko Perekonomian RISementara itu, rancangan rekonstruksi yang digagas ITDC bersama Universitas Mataram dan komunitas adat telah rampung.
Tahap pelaksanaannya akan mendapat pendampingan teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Saat ini, upaya penanganan diarahkan pada realisasi rencana tersebut. Prioritasnya mencakup pembangunan kembali rumah adat dan fasilitas umum.
Seluruh proses ini tetap mengedepankan pelestarian karakter dan nilai-nilai budaya masyarakat Sade.(*)