KETIK, JEMBER – Kampoeng Creative JFC adalah  sarana masyarakat setempat maupun pelancong untuk memperkenalkan sejarah serta kebudayaan Jember. Hari ini, Jumat (10/3/2023) digelar grand opening di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Arjasa Jember.

Ratusan masyarakat Jember berbondong-bondong memadati RTH Arjasa untuk menyaksikan peresmian Kampoeng Creative JFC.

Peresmian dihadiri Bupati Jember Hendy Siswanto, Presiden JFC Budi Setiawan, serta jajaran lainnya.Standing applause pertunjukan kesenian khas Jember (Foto: Fenna/ketik.co.id)

Acara peresmian dibuka dengan sambutan dari Budi Setiawan kemudian dilanjutkan Bupati Hendy. 

Simbolis peresmian Kampoeng Creative JFC ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Hendy, Budi Irawan, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kasih Fajarini.

Baca Juga:
Gus Fawait Targetkan Jember Naik Kelas, Tol hingga Flyover Mangli Jadi Prioritas

Setelah dilakukan simbolis, para hadirin yang datang langsung disuguhi  pertunjukan-pertunjukan kesenian budaya dan peragaan busana JFC (Jember Fashion Carnaval).

Menariknya, Jember memiliki kebudayaan lokal yang tak kalah dengan daerah lain. Hal itu terlihat dalam pertunjukan.

Kebudayaan yang ada di Jember disebut dengan Kesenian Pendalungan. Yaitu meliputi Tha’ Butha'an, Can Macanan Kaduk, dan Reog Pendalungan.

Upaya pelestarian seni dan kebudayaan kearifan Jember ini tak lain untuk mempertahankan eksistensinya agar tetap dikenang hingga ke generasi muda nantinya.

Baca Juga:
Gus Fawait Dorong 6 Raperda Strategis untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah Jember

“Agar generasi muda tahu tentang perkembangan budaya,” ujar Bupati Hendy saat memberikan sambutan dalam peresmian Kampoeng Creative Jember.(*)