KETIK, CILACAP – Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semestinya diisi dengan kegembiraan, euvoria, rasa persatuan, kebersamaan, guyup rukun dan segala kegiatan yang positif oleh seluruh masyarakat Indonesia. 

Sementara itu, maraknya gelombang aksi unjuk rasa pada momentum kemerdekaan dinilai akan mengganggu kesakralan bulan kemerdekaan.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Cilacap, Suheri. Ia mengungkapkan, adanya aksi-aksi yang memicu kerusuhan di momen perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI seharusnya dapat di tindak tegas oleh aparat keamanan.

Suheri mendorong aparat yang berwenang untuk melakukan tindakan pengamanan kepada pihak-pihak tertentu yang dengan sengaja melakukan kerusuhan demi terciptanya situasi yang kondusif apalagi di momen bulan kemerdekaan.

"Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan terutama pada momentum peringatan kemerdekaan. Mari mengisi kemerdekaan dengan kedamaian dan persatuan, melakukan kegiatan yang positif, bergembira penuh dengan kebersamaan," ujar Suheri, Minggu 23 Agustus 2026.

Baca Juga:
Ketua Gerindra Cilacap dan Relawan Anti Narkoba Dukung Program Pemerintah

Suheri mengatakan, mengisi kemerdekaan pada saat ini bukan lagi tentang pertempuran fisik dengan mengangkat senjata melainkan melakukan kegiatan yang bermanfaat, kreatif, hingga mendukung program-program pemerintah yang berpihak pada masyarakat dan menjaga ketertiban umum.

"Mengisi kemerdekaan dengan tindakan yang positif salah satunya dengan mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto yakni pemberian makan bergizi gratis (MBG) yang merupakan program strategis langsung menyasar pada masyarakat terutama anak-anak Indonesia untuk meningkatkan sumber daya manusia yang potensial menuju Indonesia Emas 2045," ucap Suheri.

Ia menekankan, pentingnya semangat kebersamaan untuk menjaga kondusivitas. Dalam konteks tersebut penyampaian aspirasi merupakan hak seluruh warga Indonesia termasuk mahasiswa, namun tetap perlu dalam koridor dan sesuai dengan aturan yang berlaku.(*)

Baca Juga:
Kasus Keracunan MBG Masih Terus Terjadi, Pakar: Hasil Uji Lab Seharusnya Diumumkan Secara Terbuka