KETIK, MALANG – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) mengukir prestasi internasional dengan meraih gold medal dan special award pada ajang Japan Design Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 di Osaka, Jepang, 3–4 Juli 2026. Capaian ini diraih lewat inovasi kapsul terapi kanker serviks berbahan dasar ekstrak daun sirsak liar.

Ketua Tim, Rossi Imam Prasojo, menjelaskan inovasi bernama Super Nova ini memanfaatkan senyawa acetogenin dari daun sirsak liar. Senyawa aktif tersebut mampu melumpuhkan metabolisme sel kanker, khususnya pada kasus kanker serviks.

“Kami memanfaatkan daun sirsak liar yang memiliki kandungan acetogenin karena berpotensi mendorong kematian sel kanker. Kalau dilihat dari latar belakang dan data yang ada, kanker serviks di dunia masih cukup tinggi kasusnya,” ujarnya, Sabtu 5 September 2026.

Proses pembuatan diawali dengan mengeringkan daun sirsak liar, lalu dihaluskan hingga menjadi serbuk. Selanjutnya, serbuk diekstraksi menggunakan pelarut khusus untuk menarik senyawa bioaktifnya. Hasil ekstraksi disaring dan dipekatkan hingga diperoleh ekstrak mengandung senyawa aktif dengan potensi biologis tinggi.

“Hasil penelitian tersebut kemudian kami bawa ke kompetisi JDIE 2026 di Jepang dan berhasil meraih Gold Medal serta Special Award. Saat ini, penelitian masih terus kami kembangkan melalui penyempurnaan analisis, molecular dynamics, dan penyusunan proposal penelitian. Target kami pada September 2026 adalah mulai menyusun dan mengajukan hasil penelitian ini untuk publikasi jurnal ilmiah,” lanjutnya.

Baca Juga:
Terungkap! Mahasiswa UB Bongkar Celah AI di X yang Bisa Dipakai untuk Objektifikasi Seksual

Dosen Pembimbing, dr. Bayu Lestari, menyampaikan riset Super Nova saat ini masih berada pada tahap in silico melalui simulasi molecular docking. Tim rencananya akan melanjutkan pengujian secara in vitro pada sel kanker serviks, diikuti uji in vivo menggunakan hewan model sebelum siap dikembangkan lebih jauh untuk masyarakat.

“Kalau saya sebagai pembimbing, jujur merasa bangga dengan prestasi adik-adik mahasiswa. Apalagi adik-adik ini sebenarnya masih semester 2 waktu penelitian itu, masih tahun pertama di Fakultas Kedokteran,” ujarnya.

Tim Super Nova diketuai oleh Rossi Imam Prasojo (Angkatan 2024), beranggotakan Fajar Mubarok Al Sya’bani, Adara Hulwa Fania, Aryo Jalu Megan Rahmawan, Quincy Esther Stephanie, serta Alika Maulidya (Angkatan 2025). (*)

Baca Juga:
UB Siapkan 6 Fakultas Predikat WBK, KemenPAN-RB Dorong Kampus Bebas Gratifikasi