KETIK, PANDEGLANG – Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, memasuki hari keenam pada Minggu (13/9/2026).
Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga sekitar 6.024 mil laut persegi yang dibagi menjadi enam sektor, terdiri atas lima sektor pencarian laut dan satu sektor udara. Sebanyak 15 kapal dan satu helikopter Basarnas disiagakan untuk mendukung operasi pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan strategi pencarian terus disesuaikan dengan kondisi cuaca, arus laut, serta perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
Kondisi perairan Selat Sunda pada Minggu dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 10–20 knot. Tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 2,5 meter, sementara arus permukaan bergerak ke arah barat daya.
Pada hari keenam, Sektor X menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian utama. Sebanyak delapan kapal dikerahkan untuk menyisir kawasan tersebut, termasuk KN SAR Tetuka, RIB Basarnas Banten dan Lampung, kapal kepolisian, KM Garuda, serta KM Bima.
Baca Juga:
Pulau Sebesi Terdeksi Jadi Lokasi Terakhir Lima Jurnalis Sebelum Hilang di Sekitar Gunung Anak KrakatauPenyisiran dilakukan berdasarkan hasil evaluasi operasi SAR sebelumnya dan sejumlah temuan yang diperoleh tim di lapangan.
Selain melalui jalur laut, unsur SAR juga menyiapkan pencarian melalui udara menggunakan helikopter HR 3604. Namun, penerbangan belum dilakukan karena kondisi jarak pandang di sekitar Selat Sunda masih terbatas.
“Sektor udara hari ini tetap standby memonitor perkembangan situasi. Jika memungkinkan dan layak terbang, pencarian udara akan dilaksanakan,” kata Al Amrad.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi. Gunung tersebut masih berstatus Level III atau Siaga. Setiap peningkatan aktivitas vulkanik akan dikoordinasikan dengan posko SAR berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Baca Juga:
SAR Kembali Temukan Dua Life Jacket, Helm dan Jeriken di Tengah Pencarian 5 Jurnalis HilangLima jurnalis bersama tiga awak speedboat dilaporkan hilang kontak setelah berangkat dari wilayah Carita, Pandeglang, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). Kapal cepat yang mereka tumpangi kemudian tidak lagi dapat dipantau keberadaannya.
Hingga memasuki hari keenam operasi, keberadaan delapan orang tersebut masih belum diketahui. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran dengan memperluas wilayah pencarian dan mengerahkan berbagai unsur untuk menemukan para korban.
Operasi pencarian akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca, kondisi gelombang dan arus laut, serta faktor keselamatan personel di lapangan.(*)