KETIK, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperluas akses hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui penyediaan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bandung dalam menghadirkan tempat tinggal yang layak, aman, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat.

Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), Pemkab Bandung menghadirkan Rusunawa Jatisari dan Balegede sebagai salah satu alternatif hunian bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal dengan biaya yang lebih terjangkau.

Kehadiran rusunawa juga diarahkan untuk memberikan pilihan hunian yang lebih tertata, terutama di tengah kebutuhan tempat tinggal yang terus berkembang seiring pertumbuhan masyarakat dan wilayah Kabupaten Bandung.

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung, Wahyudin mengatakan, penyediaan hunian layak tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bangunan, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat tinggal di lingkungan yang aman, sehat dan nyaman.

Baca Juga:
Jadi Pelopor Tata Kelola Pemerintah Daerah Dalam Mendukung Panas Bumi, Bupati KDS Raih Penghargaan Kementerian ESDM

Momentum Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2026 yang diperingati setiap 25 Agustus menjadi pengingat pentingnya kolaborasi dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tersebut.

Hunian yang layak merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Dari rumah yang sehat dan aman, masyarakat dapat menjalankan aktivitas keluarga, pendidikan maupun ekonomi secara lebih baik.

Karena itu, Pemkab Bandung melalui Disperkimtan terus mendorong pengembangan sektor perumahan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas, khususnya oleh masyarakat yang membutuhkan dukungan akses hunian.

"Selamat Hari Perumahan Nasional 2026. Hunian layak bukan sekadar tempat tinggal, tetapi bagian dari upaya membangun keluarga dan masyarakat Kabupaten Bandung yang lebih sejahtera," ucap Wahyudin. (*)

Baca Juga:
KPK Ingatkan 7 Area Rawan Korupsi, Pemkab Bandung Diminta Perkuat Tata Kelola Pemerintahan